Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
11 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
10 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
17 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
4
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
Internasional
10 jam yang lalu
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
5
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
Umum
9 jam yang lalu
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
6
Aturan Baru Mabes Polri Berlaku, Personel Resmi Dilarang Isap Vape
Nasional
14 jam yang lalu
Aturan Baru Mabes Polri Berlaku, Personel Resmi Dilarang Isap Vape
Home  /  Berita  /  Badminton

Dilihatkan Foto Ini, Kepala UPT Dinas Pasar dan Kebersihan Mandau Marah

Dilihatkan Foto Ini, Kepala UPT Dinas Pasar dan Kebersihan Mandau Marah
Tumpukan sampah di Jalan Rokan Duri ini baru bisa bersih jika diangkut dengan bantuan alat berat.
Selasa, 13 September 2016 13:37 WIB
Penulis: Ira Widana
DURI - Meski masih hitungan hari menjabat sebagai Kepala Unit Pelayanan Teknis (UPT) Dinas Pasar dan Kebersihan Mandau, Revinur sangat marah ketika ditunjukan foto sampah yang menumpuk di Jalan Rokan, Kelurahan Air Jamban.

Kemarahannya itu pertama karena tumpukan sampah tersebut sangat banyak namun tidak dilokasi tempat pembuangan sampah sementara (TPS). Kedua karena perilaku masyarakat yang tidak disipilin membuang sampah pada tempat-tempat yang sudah disediakan.

Revinur kepada GoRiau.com menyebutkan, sampah yang berada di Jalan Rokan ini ternyata sudah pernah dibersihkan beberapa waktu lalu oleh petugas kebersihan. Meskin lokasi tersebut bukan TPS resmi yang setiap hari diangkut ketugas kebersihan.

"Kalaulah masyarakat ini mau hidup sehat, sadar akan kebersihan dan sumber wabah penyakit, maka tidak akan membuang sampah di sana. Meskipun itu lahan kosong, tetapi disekelingnya juga padat pemukiman penduduk dan ada juga lembaga pendidikan," ujar Revinur, Selasa (13/9/2016).

Dijadwalkannya dalam waktu dekat, lokasi tersebut akan disterilkan dari sampah rumah tangga yang busuk dan menjadi biang kerok penyakit ini. Perlu alat berat untuk mengangkut sampah yang jumlahnya kira-kira mencapai 3 ton itu.

"Seluruh petugas kebersihan nanti akan kita kerahkan untuk membersihkan itu. Kita juga akan larang keras masyarakat membuang sampah disana, tujuannya adalah tidak lain untuk kebersihan lingkungan juga," ujar Revinur lagi.***

Kategori:Voli, Badminton
wwwwww