Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
10 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
9 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
16 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
4
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
Internasional
9 jam yang lalu
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
5
Aturan Baru Mabes Polri Berlaku, Personel Resmi Dilarang Isap Vape
Nasional
13 jam yang lalu
Aturan Baru Mabes Polri Berlaku, Personel Resmi Dilarang Isap Vape
6
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
Umum
9 jam yang lalu
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
Home  /  Berita  /  Badminton

Berawal dari Razia Jalan Raya, Polisi Dumai Temukan 26 Orang Imigran Asal Bangladesh Sembunyi di Truk

Berawal dari Razia Jalan Raya, Polisi Dumai Temukan 26 Orang Imigran Asal Bangladesh Sembunyi di Truk
Kondisi 26 WNA asal Bangladesh saat ditemukan polisi di Dumai, Rabu sore tadi
Rabu, 14 September 2016 20:31 WIB
Penulis: Chairul Hadi
PEKANBARU - Kepolisian Resor Kota Dumai, Rabu (14/9/2016) sore tadi, berhasil menggagalkan dugaan upaya penyelundupan 26 orang warga negara Bangladesh yang diduga hendak menyeberang ke Negara Malaysia secara ilegal, melewati Kota Dumai, Provinsi Riau.

Kasus itu terungkap saat polisi patroli yang sedang bertugas mencurigai sebuah truk pickup L-300 berpelat BM 9330 FN yang dikemudian Amir Mahmud yang melintas di Jalan Soekarno Hatta, tepatnya di depan Mapolsek Dumai Timur.

Petugas pun menghentikan mobil tersebut lalu memeriksanya. "Di bak mobil kita dapati 17 orang WNA asal Bangladesh," ungkap Kapolres Dumai, AKBP Donald H Ginting, Rabu malam. Saat itu, mereka duduk bersusun di dalam bak belakang.

Beberapa saat kemudian, petugas kembali menghentikan sebuah mobil jenis APV berpelat BM 1529 SF yang menyusul di belakangnya. Mobil itu dikemudikan Abu Sayed. "Dari mobil ini kita temukan sembilan orang WNA yang sama," ulas dia.

Para WNA ini pun langsung dibawa ke Mapolres Dumai untuk diperiksa, termasuk kedua orang supir tersebut, di mana salah seorangnya (Abu Sayed) ternyata juga berkebangsaan Bangladesh. Pengakuannya, 26 WNA ini hendak dibawa ke Malaysia melalui Pelintung, Kota Dumai.

Kapolres mengungkapkan, pemeriksaan kendaraan itu rutin dilakukan jajarannya, dalam rangka program prioritas Kapolri, Jenderal Tito Karnavian. Dari upaya tersebut, aparat kepolisian akhirnya sukses membongkar kegiatan penyelundupan manusia itu. ***

wwwwww