Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
22 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
15 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
3
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
15 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
4
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
15 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
5
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
21 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
6
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
20 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Home  /  Berita  /  Badminton

Temuan Bong dan Pembungkus Sabu di Gedung Dewan, Sekwan DPRD Riau Akui Ruang Kontrol AC Minim Pengawasan

Temuan Bong dan Pembungkus Sabu di Gedung Dewan, Sekwan DPRD Riau Akui Ruang Kontrol AC Minim Pengawasan
Kasat Reserse Narkoba Polresta Pekanbaru, Kompol Iwan Lesmana Riza SH MH saat memperlihatkan temuan bukti alat hisap sabu kepada Wakil Ketua, Noviwaldy Jusman di lantai tiga gedung DPRD Riau, Rabu siang (Foto: barkah)
Rabu, 14 September 2016 14:43 WIB
Penulis: Barkah Nurdiansyah
PEKANBARU - Pasca ditemukannya alat hisap sabu (bong) saat penggeledahan di ruang kontrol AC, lantai tiga, gedung DPRD Riau, oleh Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polresta Pekanbaru, Rabu (14/9/2016) siang. Wakil Ketua, Noviwaldy Jusman menyerahkan sepenuhnya kepada pihak Kepolisian.

"Karena mereka (Polisi) lebih piawai dalam hal ini, kita serahkan kepada Polisi untuk pengembangan dan menginvestigasi dan jika perlu pekerja (tukang) dan pegawai lainnya di interogasi," kata Noviwaldy.

Terpisah, Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Riau, Kaharuddin, mengatakan, siapa saja bisa masuk ke ruangan tersebut karena tidak di kunci. "Biasanya yang pakai ruangan ini tukang-tukang," katanya.

"Kita hanya bisa memantau saja, petugas-petugas di sini gunakan ruangan ini hanya untuk pengecekan rutin, kabel-kabel. Kita juga tidak memasang CCTv di sini (TKP)," tukasnya.

Sebelumnya, puluhan personel Satres Narkoba Polresta Pekanbaru berpakaian sipil yang dipimpin langsung Kompol Iwan Lesmana Riza SH MH, menggeruduk gedung DPRD Riau, Rabu siang, karena diduga di salah satu ruangan kerap dijadikan tempat penyalahgunaan narkoba.

Hasilnya, Polisi menemukan sebuah alat hisap sabu (bong), plastik sisa pembungkus sabu dan sebuah papan yang bertuliskan 'Dilarang Keras Nyabu Disini'. Saat ini pihak Kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap pelakunya.***

Kategori:Olympic, Badminton
wwwwww