Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
10 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
12 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
3
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
Metropolitan
19 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
4
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
7 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
5
Gibran Tak Penuhi Syarat Wapres Usai Putusan MA, Bola Panas Kini di Tangan Prabowo
Umum
13 jam yang lalu
Gibran Tak Penuhi Syarat Wapres Usai Putusan MA, Bola Panas Kini di Tangan Prabowo
6
DPRD DKI Dorong Ancol Tingkatkan Daya Saing Lewat Inovasi Wisata
Metropolitan
12 jam yang lalu
DPRD DKI Dorong Ancol Tingkatkan Daya Saing Lewat Inovasi Wisata
Home  /  Berita  /  Badminton

Handphone Bunyi, Suami di Pekanbaru Ini Tendang Istrinya dan Kabur dari Rumah

Handphone Bunyi, Suami di Pekanbaru Ini Tendang Istrinya dan Kabur dari Rumah
Ilustrasi (internet)
Kamis, 15 September 2016 15:45 WIB
Penulis: Barkah Nurdiansyah
PEKANBARU - Hanya karena handphone berbunyi setelah ada SMS (Short Message Service) masuk, seorang ibu rumah tangga (IRT) di Kecamatan Tampan, Pekanbaru, Riau, Sl (38) harus menerima penganiayaan dari suaminya, BT (33).

Kejadian nahas yang menimpa Sl, Selasa (13/9/2016) sekitar pukul 12.30 WIB, saat handphone miliknya berbunyi setelah ada sms masuk. Diwaktu yang sama, suaminya langsung mengambil handphone tersebut.

Entah dari siapa sms itu, BT tiba-tiba saja marah dan menendang perut Sl hingga jatuh tersungkur. Tanpa rasa iba pada istrinya yang masih tergeletak di lantai, BT langsung mencekik leher Sl serta menjambak rambutnya.

Puas menganiaya istrinya, BT kemudian pergi meninggalkan rumah. Lantas, korban membuat laporan ke Mapolresta Pekanbaru berharap suaminya dapat diproses hukum.

"Laporan korban sudah kita terima, saat ini kasusnya sedang dalam penyelidikan Satreskrim Polresta Pekanbaru. Karena, sampai saat ini, keberadaan BT masih belum diketahui," benar Kassubag Humas Polresta Pekanbaru, Ipda Letman Z, Kamis (15/9/2016).***

wwwwww