Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
21 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
14 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
3
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
14 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
4
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
15 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
5
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
20 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
6
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
19 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Home  /  Berita  /  Voli

Hadapi Musim Hujan, Diskes Siak Himbau Masyarakat Laksanakan Goro untuk Hindari DBD

Hadapi Musim Hujan, Diskes Siak Himbau Masyarakat Laksanakan Goro untuk Hindari DBD
Jum'at, 23 September 2016 20:00 WIB
Penulis: Doni Ruby Saputra
SIAK SRI INDRAPURA - Menghadapi musim penghujan, Dinas Kesehatan Kabupaten Siakmenghimbau masyarakat untuk selalu laksanakan gotong royong (goro) demi mencegah dan menekan bahaya nyamuk yang menyebabkan demam berdarah dangue (DBD).

Berdasarkan data rekapitulasi kasus DBD di Siak per Januari 2015 lalu, mengalami peningkatan secara derastis, hal itu membuat Diskes Siak terus memantau perkembangan penyakit DBD tersebut..

Kepala Dinas Diskes dr HR Tonny Chandra A MKes, melalui Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan Penyakit, Hj Zainiati kepada GoRiau.com di ruang kerjanya Jumat (23/09/2016) menghimbau agar masyarakat membersihkan lingkungan rumah, baik dengan menguras, menutup, dan mengubur (3M) barang-barang bekas yang dapat membuat genangan air.

"Hal itu yang paling utama yang dapat dilakukan masyarakat, karena mencegah itu lebih dari pada membunuh induk nyamuk. Jika sudah dilakukan pencegahan tentunya perindukan nyamuk juga mudah dibasmi," jelas Zainiati. ***

Kategori:Voli
wwwwww