Keabsahan Data Masih Diragukan, Gubernur Riau Belum Berani Teken Pengangkatan Honorer K2
![]() |
| PNS Baru Pemprov Riau tengah diambil sumpah jabatan. (Foto: Ratna SD) |
Penulis: Ratna Sari Dewi
"Kami sudah melakukan klarifikasi berkas. Hasilnya, ada tujuh orang masih diragukan keabsahan data yang dilampirkannya. Kami dapat laporan ini dari masyarakat saat uji publik ke masyarakat," ungkap Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKP2D) Provinsi Riau, Asrizal kepada GoRiau.com di Pekanbaru, Jumat (23/9/2016).
Meski berbagai upaya telah dilakukan oleh BKP2D, nyatanya 93 CPNS lainnya ini masih harus bersabar menunggu proses verifikasi berlanjut. Sebelumnya, BKP2D pun telah membuat Surat Pertanggungjawaban Mutlak (SPJM) berlapis sebagai syarat pengangkatan honorer. Yang mana, secara berjenjang SPJM berlapis dibuat oleh yang bersangkutan kemudian ditetapkan oleh atasan yang membawahinya, yaitu kepala dinas, Badan Kepegawaian Daerah, Sekretariat Daerah dan Gubernur Riau yang kala itu masih menjabat sebagai Plt Gubri.
"Kita maklumi jika pejabat pembina kepegawaian yakni Gubernur Riau masih ragu untuk meneken SPTJM, karena ancamannya bui kalau sampai ada kekeliruan didalamnya," tuturnya. ***













