Riau Kekurangan Personil Pengawas Pencurian Ikan
![]() |
| Ilustrasi. |
Jum'at, 23 September 2016 16:21 WIB
Penulis: Ratna Sari Dewi
Penulis: Ratna Sari Dewi
PEKANBARU - Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanlut) Provinsi Riau berkoordinasi dengan Kementerian Kelautan Perikanan (KKP) untuk menambah personil keamanan setelah maraknya pencurian ikan di perairan Kabupaten Rokan Hilir oleh nelayan asal Tanjung Balai, Asahan, Sumatera Utara (Sumut).
"Kami masih kekurangan personil. Ini dikarenakan garis pantai yang cukup panjang. Jadi butuh personil tambahan untuk mengawasi laut," ungkap Kepala Diskanlut Provinsi Riau, Tien Mastina kepada GoRiau.com di Pekanbaru, Jumat (23/9/2016).
Bukan cuma permasalahan nelayan Tanjung Balai Asahan yang masuk wilayah perairan Rohil, ternyata persoalan nelayan Bengkalis yang berbatasan laut langsung dengan Malaysia juga menjadi perhatian khusus Diskanlut saat ini. Tien sendiri mengaku pihaknya telah turun secara langsung untuk menuntaskan persoalan ini.
"Kala itu, dengan dibantu Bupati Rokan Hilir Suyatno, nelayan-nelayan dikumpulkan untuk diberi arahan terkait batas-batas wilayah perairan," tuturnya. ***













