Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
14 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
13 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
3
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
8 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
4
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
7 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
5
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
7 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
6
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Hukum
8 jam yang lalu
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Home  /  Berita  /  Badminton

Ternyata, Gempa Bumi di Bukittinggi Akibat Aktifitas Sesar Sumatera

Ternyata, Gempa Bumi di Bukittinggi Akibat Aktifitas Sesar Sumatera
Ilustrasi.
Selasa, 27 September 2016 14:37 WIB
BUKITTINGGI - Peristiwa Gempa Bumi yang terjadi Selasa, tanggal 27 September 2016, pada pukul 12:38:10 WIB, membuat kaget warga Bukittinggi, Agam, Padang Panjang dan Tanah Datar.

Dari hasil analisa BMKG Stasiun Geofisika Padang Panjang diperoleh parameter gempa bumi dengan kekuatan M=4.0. Pusat gempabumi ini berada di darat pada koordinat 0,24 Lintang Selatan dan 100.41 Bujur Timur, sekitar 7 kilometer Timur Laut Bukittinggi, pada kedalaman hiposenter 10 kilometer.

Berdasarkan peta goncangan gempa bumi tersebut skala intensitas di Bukittinggi sebesar IV MMI dan di Padang Panjang sebesar III MMI, berdasarkan laporan dari masyarakan goncangan tersebut dirasakan di Bukittinggi dan Padang Panjang berkisar II Skala Intensitas Gempabumi BMKG (SIG-BMKG) atau antara II-III MMI dan tercatat pada alat Percepatan Tanah di Panjang Panjang sebesar 17 gal.

Jika kita memperhatikan letak sumber gempa bumi tersebut dengan kedalaman hiposenter yang dangkal ini mencirikan sebagai aktifitas sesar sumatera, khususnya segmen Sianok. Segmen Sianok memanjang dari sisi timur danau Singkarak melewati sisi Barat Daya Gunung Marapi hingga Ngarai Sianok, panjang segmen ini sekitar 90 km.

Gempa terbesar pernah tercatat pada tanggal 4 agustus 1926 dengan pusat hancuran antara Bukittinggi dan Danau Singkarak, data terbaru mencatat bahwa 6 Maret 2007 terjadi dua kali gempabumi dengan magnitudo 6.4 dan 6.3 dan juga gempabumi merusak pada segmen ini yang mengakibatkan kerusakan di Batusangkar, Padang Panjang dan Solok.

Segmen Sianok mempunyai kecepatan pergeseran 23 mm/tahun dengan tipe pergeseran strike-slip (mendatar).

Hasil monitoring BMKG Padang Panjang mencatat adanya 4 (empat) kali gempa bumi susulan. Dari 4 gempa bumi susulan tersebut : 2 (dua) kali gempa bumi susulan dapat ditentukan parameternya dan 2 gempa bumi susulan tidak dapat ditentukan parameternya dikarenakan kekuatannya terlalu kecil.

Gempa bumi susulan pertama pada jam 12:45:17 WIB dengan kekuatan M=3.0, gempa bumi susulan ke 2 dan ke 3 tidak dapat ditentukan parameternya, gempa bumi susulan keempat pada jam 12:58:08 WIB dengan kekuatan M=1.6.

Sehubungan dengan kejadian gempa bumi disekitar Bukittinggi dan Panjang Panjang tersebut, dihimbau agar tetap tenang dan selalu meningkatkan kewaspadaan bahwa gempa bumi setiap saat dapat terjadi. (**)

Editor:Jontra
Sumber:(Billy & Irma) Petugas OnDuty BMKG Padang Panjang
Kategori:Badminton, Olympic
wwwwww