Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
11 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
13 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
3
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
8 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
4
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
Metropolitan
20 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
5
Gibran Tak Penuhi Syarat Wapres Usai Putusan MA, Bola Panas Kini di Tangan Prabowo
Umum
14 jam yang lalu
Gibran Tak Penuhi Syarat Wapres Usai Putusan MA, Bola Panas Kini di Tangan Prabowo
6
DPRD DKI Dorong Ancol Tingkatkan Daya Saing Lewat Inovasi Wisata
Metropolitan
12 jam yang lalu
DPRD DKI Dorong Ancol Tingkatkan Daya Saing Lewat Inovasi Wisata
Home  /  Berita  /  Badminton

Peringati Gempa Dahsyat 30 September 2009, Tugu Gempa Kota Padang Jadi Pusat Kegiatan

Peringati Gempa Dahsyat 30 September 2009, Tugu Gempa Kota Padang Jadi Pusat Kegiatan
Monumen gempa Kota Padang di kawasan Museum Adityawarman. (Humas)
Kamis, 29 September 2016 12:52 WIB

PADANG - Masih segar dalam ingatan ketika Padang luluhlantak akibat gempa 30 September 2009 silam. Saat itu gempa dengan kekuatan 7,6 Skala Ritcher (SR) mengguncang Padang dan menewaskan 1.117 orang.

Mengenang kembali peristiwa gempa itu, Pemerintah Kota Padang akan menggelar peringatan Gempa 30 September pada Jumat (30/9/2016). Rencananya, peringatan Gempa 30 September dipusatkan di Tugu Gempa di jalan Gereja samping Museum Adityawarman, Padang.

Sekretaris Daerah Kota Padang melalui Kepala Bagian Humas dan Protokol Mursalim menyebut bahwa peringatan gempa dimulai setelah shalat Ashar. Acara peringatan itu dilakukan selama lebih kurang sejam. “Satu jam itu kita laksanakan dengan khidmat,” sebutnya.

Selama sejam peringatan gempa akan digelar diantaranya pembacaan Alquran, pembacaan puisi, pemberian award kebencanaan oleh BPBD Provinsi Sumatera Barat, serta sambutan dari Walikota Padang. “Nanti juga akan dihadiri seluruh keluarga yang menjadi korban gempa,” ucap Mursalim.

Apabila sore itu cuaca tidak mendukung, acara mengenang kembali peristiwa gempa 30 September akan dipindahkan ke Palanta Rumah Dinas Walikota Padang di jalan A. Yani. “Kita berharap cuaca mendukung dan peringatan tersebut akan terasa khidmat,” tambah Mursalim. (Charlie)

Editor:Calva
Kategori:Badminton, Olympic
wwwwww