Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
24 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
2
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
22 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
3
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Sepakbola
22 jam yang lalu
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
4
Duet Risto Vidakovic dan Edin Prljaca Tangani PSIM Yogyakarta
Sepakbola
23 jam yang lalu
Duet Risto Vidakovic dan Edin Prljaca Tangani PSIM Yogyakarta
5
Penurunan Muka Tanah Jakarta Melambat, PAM Jaya Ungkap Peran Air Perpipaan
Korporasi
22 jam yang lalu
Penurunan Muka Tanah Jakarta Melambat, PAM Jaya Ungkap Peran Air Perpipaan
6
Kesempatan Frediric Injay Balas Kekalahan Lawan Garudayaksa
Sepakbola
22 jam yang lalu
Kesempatan Frediric Injay Balas Kekalahan Lawan Garudayaksa
Home  /  Berita  /  Badminton

Ikut Dukung Ahok, Demokrat Sebut Ruhut Anak Durhaka

Ikut Dukung Ahok, Demokrat Sebut Ruhut Anak Durhaka
Politisi Demokrat, Ruhut Sitompul. (istimewa)
Rabu, 05 Oktober 2016 12:36 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Para petinggi Partai berlambang bintang segi tiga, atau yang biasa disebut Poros Cikeas telah mengusung pasangan calon Agus Harimurti Yudhoyono-Syilviana, untuk memperebutkan "kursi DKI Satu".

Namun keputusan poros Cikeas tersebut tidak serta merta mendapat dukungan dari para kadernya. Misalnya adalah Politisi Demokrat, Ruhut Sitompul, pria yang akrab disapa Poltak itu bahkan ingin menjadi Juru bicara paslon Basuki T Purnama alias Ahok-Djarot Saiful Hidayat.

Menanggapi hal ini, Ketua Divisi Komunikasi Publik Partai Demokrat, Imelda Sari menegaskan, pihaknya menghormati perbedaan pendapat sepanjang belum menjadi garis partai seperti yang diamanatkan oleh Ketua Umum Partai Demokrat.

"Namun jika sudah menjadi garis partai, kader wajib menjalankan intruksi pimpinan Partai "Jangan Jadi Anak Durhaka". Pada intinya semua kader harus turut memenangkan seluruh paslon kepala daerah yang diusung Partai Demokrat," ujar Imelda di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (5/10/2016).

Akan tetapi kata Imelda, pihaknya sangat menghormati hak politik Ruhut Sitompul, sebab partai Demokrat menjunjung tinggi etika politik.

"Dalam politik kita tahu ada etika. Secara etika tentu kami hormati hak politik saudara Ruhut untuk menjadi timses Ahok apalagi menjadi juru bicara paslon lain," pungkasnya. ***

wwwwww