Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
15 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
13 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
20 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
4
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
7 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
5
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
7 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
6
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
Internasional
14 jam yang lalu
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
Home  /  Berita  /  Badminton

Sepakbola Indonesia Berduka, Selamat Jalan Maulwi Saelan

Sepakbola Indonesia Berduka, Selamat Jalan Maulwi Saelan
Foto Almarhum. (dok. Azhari)
Senin, 10 Oktober 2016 23:40 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Dunia sepakbola Indonesia berduka. Mantan Ketua Umum PSSI, Maulwi Saelan tutup usia dalam usia 90 tahun di Rumah Sakit Pusat Pertamina Jakarta, Senin (10/10/2016), pukul 19.00 WIB.

Nama Maulwi cukup terkenal tatkala dia menjadi kiper tim nasional Indonesia yang berjibaku habis-habisan saat digempur trio Uni Soviet Igor Netto, Sergei Salnikov, dan Boris Tatushin, ketika menghadapi Rusia di Olimpiade Musim Panas 1956 di Melbourne, 17 November 1958.

Indonesia kala itu berhasil menahan imbang 0 - 0 atas Uni Soviet yang merupakan salah satu tim terkuat Eropa dan dunia.Maulwi yang lahir di Makassar, Sulawesi Selatan, 8 Agustus 1926 merupakan anak dari Amin Saelan, tokoh nasional di Makassar dan pendiri Taman Siswa di kota itu.

Dia bergabung dengan tim nasional Indonesia era 1954-1958 dan berkontribusi besar dalam keberhasilan Indonesia menembus empat besar Asian Games 1954 dan meraih medali perungggu di Asian Games 1958.

Mantan kiper tim nasional Indonesia ini merupakan ajudan pribadi Bung Karno, sebagai bagian dari pasukan Cakrabirawa. Terakhir, Maulwi pernah mendapat penghargaan Legenda Copa Dji Sam Soe Indonesia 2005.

Rencananya jenazah almarhum dikebumikan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan, Selasa (11/10/2016). ***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, Olympic, Voli, Non Olympic, DKI Jakarta
wwwwww