Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
8 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
7 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
3
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
2 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
4
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Hukum
2 jam yang lalu
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
5
Pujian Cara Pemain Bali United Berjuang Raih Kemenangan Tandang Perdana
Sepakbola
2 jam yang lalu
Pujian Cara Pemain Bali United Berjuang Raih Kemenangan Tandang Perdana
6
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
2 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
Home  /  Berita  /  Badminton

Jusuf Kalla: Puisi Muncul Karena Emosi

Jusuf Kalla: Puisi Muncul Karena Emosi
Wapres Jusuf Kalla saat memberikan sambutan. (GoNews/Daniel)
Rabu, 12 Oktober 2016 21:51 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Malam puncak Anugerah Hari Puisi Indonesia 2016, makin semarak dengan pembacaan puisi oleh Wapres Jusuf Kalla, Rabu (12/10/2016).

Sebelum membacakan puisi, Jusuf Kalla juga sempat menyerahkan penghargaan kepada pemenang sayembara. Setelah itu Jusuf Kalla pun menceritakan sejarah puisi yang menurutnya hanya satu-satunya di Indonesia dan tak pernah dibukukan.

"Sejarahnya panjang, dimana ini merupakan satu-satunya puisi yang berhasil saya ciptakan, dan kemudian saya tidak bisa mengulang kembali," sambut Wapres Jusuf Kalla yang di susul dengan tepuk riuh penonton.

Puisi berjudul " Ambonku" tersebut kata dia, merupakan hasil dari pemikiran bagaimana mengatasi persoalan konflik di Ambon pada saat itu. "Itu mendadak saja, saya minta kertas sama pramugari, karena pada saat itu saya sedang perjalanan dari Jakarta ke Ambon," ujarnya.

Dan menurut Wapres, ternyata puisi-puisi terbaik di Indonesia, merupakan hasil karya anak bangsa yang lahir atau muncul berdasarkan emosi penulisnya. ***

wwwwww