Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
16 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
10 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
3
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
10 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
4
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
11 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
5
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
16 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
6
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
10 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
Home  /  Berita  /  Badminton

Pembatalan PON RemajaSuwarno : KONI Belum Terima Surat

Pembatalan PON RemajaSuwarno : KONI Belum Terima Surat
Suwarno. (istimewa)
Rabu, 12 Oktober 2016 19:55 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Rencana Kemenpora yang akan membatalkan Pekan Olahraga Nasional (PON) Remaja 2017 di Jawa Tengah, belum diketahui KONI Pusat. Bahkan, organisasi yang membawahi cabang olahraga prestasi ini belum bisa menentukan langkah mengingat surat resmi dari pemerintah belum diterima.

"Saya belum tahu soal pembatalan PON Remaja karena belum ada surat resmi dari pemerintah. Kalau sudah ada keputusan pasti, kami akan segera berkoordinasi dengan anggota untuk menentukan langkah berikutnya," kata Wakil Ketua KONI Pusat Suwarno di Jakarta, Rabu (12/10/2016).

PON Remaja dinilai cukup bermanfaat karena dipakai persaingan untuk memunculkan atlet muda berpotensi dari daerah. Belum lagi, PON Remaja 2017 juga mempertandingkan cabang olahraga yang mengacu pada Olimpiade.

Hal ini sebenarnya juga selaras dengan kehendak pemerintah yang menginginkan cabang-cabang olahraga Olimpiade. Harapannya, Indonesia memiliki atlet potensial yang dipersiapkan sejak saat ini sebelum menuju Olimpiade 2020. "PON Remaja 2017 akan prioritaskan cabang Olimpiade, sama halnya dengan PON 2020," katanya.

Jika pun Kemenpora tetap membatalkan ajang dua tahunan itu, lanjut Suwarno, pihaknya tak akan rugi dengan masalah anggaran. Sebab sejauh ini KONI Pusat belum mengeluarkan anggaran sepeser pun. "Untuk biaya yang disiapkan KONI, kami pun belum tahu pasti. Tapi yang jelas belum satupun dana dari KONI Pusat keluar untuk penyelenggaraan PON Remaja. Tidak tahu ya kalau KONI Jateng, pasti mereka sudah persiapkan diri," ujarnya. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, Olympic, Voli, DKI Jakarta
wwwwww