Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
18 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
12 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
3
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
11 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
4
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
12 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
5
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
12 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
6
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
17 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Home  /  Berita  /  Riau

Wuih, Saat Ekonomi Sulit, Pemprov Riau Anggarkan Rp37 Miliar untuk Beli Mobil Dinas 'Mewah' Pejabat

Wuih, Saat Ekonomi Sulit, Pemprov Riau Anggarkan Rp37 Miliar untuk Beli Mobil Dinas Mewah Pejabat
ilustrasi
Rabu, 12 Oktober 2016 19:48 WIB
Penulis: Hermanto Ansam
PEKANBARU - Seakan tak peduli dengan kesulitan hidup masyarakatnya yang kini sedang menjerit, Pemerintah Provinsi Riau justru menganggarkan pembelian mobil dinas Rp37 miliar. Dengan alokasi yang sebesar itu, diperkirakan mobil yang dibeli merupakan tipe mobil mewah.

''Ini menyakiti rakyat Riau,'' ujar Koordinator Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) Usman, Rabu (12/10/2016). Rencana pembelian mobil tersebut tertuang dalam ajuan APBD Perubahan 2016.

''Kita tentu menolak anggaran sebesar Rp37 miliar itu. Ini sama saja menghambur-hamburkan uang rakyat. Apalagi, saat ini kondisi perekomian sedang susah,'' ujar Usman.

FITRA menilai Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman tidak peka dengan situasi rakyat. Dimana seharusnya yang perlu menjadi perhatian adalah pembangunan infrastruktur yang langsung menyentuh ke rakyat dan perbaikan pelayanan pemerintah kepada rakyat.

''Bisa juga sebaiknya pemerintah memperhatikan penanganan kebakaran hutan dan lahan Riau. Dana untuk pencegahan kebakaran hutan Riau Pemprov hanya Rp1,8 miliar. Ini sangat kecil sekali padahal dampak kebakaran hutan sangat besar. Bisa juga diperuntukan untuk biaya pendidikan," sebutnya.

Sementara itu Edy Muhamad Yatim, anggota DPRD yang membidangi pemerintahan saat dikonfirmasi menyatakan sudah mengetahui pengajuan anggaran Pemprov Riau soal mobil dinas pejabat tersebut. "Nampaknya ada di APBDP 2016, tapi karena pengajuannya mepet, kita tolak,'' ucapnya. ***

Kategori:Riau, Voli
wwwwww