Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
18 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
17 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
10 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
4
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
11 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
5
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
11 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
6
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
24 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Home  /  Berita  /  Riau

Tekan Angka Pertumbuhan Penduduk, Ibu Produktif di Pinggir Disarankan Gunakan Kontrasepsi Jangka Panjang

Tekan Angka Pertumbuhan Penduduk, Ibu Produktif di Pinggir Disarankan Gunakan Kontrasepsi Jangka Panjang
Camat Pinggir, Fahrizal (kiri) didampingi ketua TP PKK Pinggir, Endah Wulan foto bersama dengan Bupati Bengkalis Amril Mukminin dan Ketua TP PKK Bengkalis, Kasmarni disela acara pencanangan gerak PKK-KB-Kesehatan Kabupaten Bengkalis.
Rabu, 12 Oktober 2016 14:25 WIB
Penulis: Ira Widana
DURI - Pengabaian terhadap program Keluarga Berencana (KB) terbukti telah mengakibatkan jumlah penduduk menjadi tak terkendali. Kontrasepsi yang bersifat jangka panjang adalah kebutuhan utama untuk menekan laju pertambahan penduduk.

"Jika tidak segera ditangani, yang terancam bukan hanya ketahanan pangan tapi juga ekonomi sehingga memperbanyak jumlah penduduk miskin," ujar Camat Pinggir, Fahrizal kepada GoRiau.com (GoNews Grup) usai pembukaan Pencanangan Gerak PKK-KB-Kesehatan Kabupaten Bengkalis yang dipusatkan di Kecamatan Pinggir, Rabu (12/10/2016).

Dibandingkan dengan pil atau suntik, alat kontrasepsi jangka panjang seperti IUD atau implan memang kalah populer. Hal itu terjadi di Kecamatan Pinggir, mayoritas masyarakatnya menggunakan pil dan suntik.

"Padahal, kontrasepsi jangka panjang sangat ini dianjurkan untuk mereka yang ingin menjarangkan kehamilan atau tidak ingin menambah jumlah anak lagi. Meski pun pemahaman masyarakat akan kontrasepsi sudah semakin baik, namun masih banyak ibu yang enggan memakai kontrasepsi jangka panjang," sebutnya lagi.

Menurutnya, kebanyakan masyarakat memilih KB suntik karena alasan harga. KB implan atau IUD masih dianggap mahal dan beresiko tinggi.

"Tapi sekarang untuk ibu-ibu yang mau ikut program KB jangan takut soal biaya, karena pemerintah menyediakan secara gratis, termasuk yang IUD dan implan harga mahal. Silahkan datangi puskesmas atau pustu setempat," tutup Camat didampingi Ketua TP PKK Kecamatan Pinggir, Endah Wulan Sari. ***

Kategori:Riau, Voli
wwwwww