Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
23 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
22 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
3
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
20 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
4
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Non Olympic
23 jam yang lalu
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
5
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
Sepakbola
20 jam yang lalu
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
6
Ambisi Madura United FC Putus Tren Positif PSM Makassar
Sepakbola
20 jam yang lalu
Ambisi Madura United FC Putus Tren Positif PSM Makassar
Home  /  Berita  /  PON

Meski Sibuk, Satgas TMMD di Pesisir Selatan Terus Berbuat Hal Mulia

Meski Sibuk, Satgas TMMD di Pesisir Selatan Terus Berbuat Hal Mulia
Salah seorang Satgas TMMD Serma Narison ketika membawa balita berobat dengan sepeda motor. (Penrem 032/Wbr)
Jum'at, 14 Oktober 2016 11:00 WIB
PAINAN - Di sela-sela waktunya yang sibuk, Satgas TMMD ke-97 di Kampung Tanjung Kandis, Kenagarian Taluak Tigo Sakato, Kecamatan Batang Kapas, masih sempat melakukan perbuatan yang mulia.

Salah seorang Satgas TMMD Serma Narison tidak tega melihat anak orang tua asuhnya, Nanda (4) menangis karena demam yang diderita. Ia terenyuh kemudian membawa anak tersebut ke Pukesmas setempat untuk memeriksakan kondisi kesehatannya. Selasa (11/10/2016).

Padahal waktu itu, dia sedang mengaduk dalam pembangunan Mushalla yang menjadi bagian salah satu sasaran fisik pada TMMD ke-97 di Batang Kapas. Ia memutuskan untuk meninggalkan pekerjaan tersebut demi anak mungil yang sakit.

“Sedih rasanya, kalau melihat orang sakit. Apalagi anak kecil,” ungkap Serma Narison. Sesama manusia, membantu dan menolong merupakan perilaku yang mesti diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

”Perbuatan yang baik, suatu saat pasti dibalas baik pula. Yang penting kita ikhlas dalam melaksanakan sesuatu yang baik itu,” ujarnya.

Nanda tinggal seorang diri di rumahnya. Tak ada yang menemani anak kecil tersebut. Orang tuanya pergi ke ladang gambir demi menopang kehidupan yang terus berlanjut. Dandim 0311/Pesisir Selatan, Letkol Inf Setiya Asmara, S.I.P. mengungkapkan, kedekatan antara Tentara dengan rakyat bakal mengubah karakter warga setempat.

“Apalagi, selama satu bulan ini mereka tinggal dan hidup membaur di rumah orang tua asuh. Kesan positif yang ditularkan kepada masyarakat hendaknya membawa pengaruh yang baik pula,” terangnya.

Oleh karena itu, dampak TMMD yang akan berakhir pada 19 Oktober mendatang semoga dapat memberikan perubahan yang lebih baik terhadap kemajuan masyarakat. (Penrem 032/Wirabraja)

Editor:Calva
Kategori:PON, Hiburan
wwwwww