Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
14 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
13 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
20 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
4
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
7 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
5
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
Internasional
14 jam yang lalu
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
6
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
12 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Home  /  Berita  /  Umum
Peringatan Hari Santri Nasional 2016

Abdul Wahid Ajak Kaum Santri Indragiri Hilir Merefleksi Perjuangan Para Ulama

Abdul Wahid Ajak Kaum Santri Indragiri Hilir Merefleksi Perjuangan Para Ulama
Peringatan Hari Santri Nasional di Ponpes Sech Walid Thaib Saleh Indragiri.
Sabtu, 22 Oktober 2016 11:52 WIB
Penulis: Fahrul Rozi
PEKANBARU - Hari Santri yang digelar di Pondok Pesantren Sech Walid Thaib Saleh Indragiri di Tembilahan menjadi momen penting untuk merefleksi perjuangan para ulama yang telah membangun bangsa. Hari Santri Nasional yang jatuh pada 22 Oktober ini, diisi dengan kegiatan pengajian dan zikir bersama, Sabtu (22/10/2016).

Wakil Ketua PW Nahdlatul Ulama Riau Abdul Wahid yang hadir pada kegiatan tersebut mengatakan, perjuangan para kyai dan ulama amatlah mulia, sehingga dirasakan oleh generasi penerus saat ini. Karena itu, melalui momen ini dia mengajak seluruh kaum santri dan masyarakat Indragiri Hilir untuk kembali merenungi perjuangan para ulama dan santri dalam mempertahankan Negara Indonesia.

Baca Juga: Menakertrans Hadiri Apel Peringatan Hari Santri di Pekanbaru

"Kita harus mengingat kembali betapa peran ulama dan santri dalam jihad merebut dan mempertahankan kemerdekaan sangatlah besar, hal itu terlihat dari semangat resolusi jihad yang mampu menggerakkan perlawanan yang dahsyat terhadap hegemoni penjajah," sampai Wahid.

Anggota DPRD Riau ini menyebutkan, Hari Santi yang telah ditetapkan oleh pemerintah merupakan hari sangat bersejarah, di mana Hadaratusyech KH. Hasyim Asy'ari sebagai ulama sekaligus Ketua NU di era awal kemerdekaan mengeluarkan fatwa resolusi jihad pada peristiwa agresi militer pertama yang akhirnya mampu menggerakkan semangat kaum santri untuk mengusir penjajah.

Baca Juga: Balon Wawako Pekanbaru Ingin Santri Lanjutkan Pendidikan

Wakil rakyat daerah pemilihan Indragiri Hilir yang disebut-sebut akan maju sebagai Bakal Calon Bupati pemilihan 2018-2023 ini juga berpesan kepada seluruh masyarakat untuk memajukan dunia pendidikan, terkhusus dunia pondok yang harus tetap lestari sebagai wadah pendidikan mental generasi bangsa

"Melalui momen Hari Santri Nasional ini juga kita harus kembali memperkuat dan melestarikan dunia pendidikan, terkhusus pondok pesantren sebagai wadah pendidikan moral dan mental bagi generasi bangsa. Pemerintah harus memberikan perhatian khusus bagi berkembangnya pondok pesantren di Indragiri Hilir ini," ujarnya.

Baca Juga: Pemkab Inhil Tidak Peduli Hari Santri Nasional

Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Syech Walid Thaib Saleh Indragiri Dr H Indra Adnan mengharapkan, dengan HSN ini para santri dapat lebih berperan dan memberikan kontribusi dalam pembangunan agama dan pembangunan moral bangsa dengan nuansa Islam nusantara.

"Mari kita jadikan momen peringatan HSN ini agar kedepan santri bisa lebih berperan dalam pembangunan agama dan moral bangsa," sampai Indra.

Dikatakan, kegiatan yang dipusatkan di Pondok Pesantren Sech Walid Thaib Saleh Indragiri diisi dengan upacara, pawai, perlombaan baca kitab, tahfizh juz amma, syarhil quran, salawat habsyi, cerdas cermat, drama dan lomba pidato. ***

Kategori:Umum
wwwwww