Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
15 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
9 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
3
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
14 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
4
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
9 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
5
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
9 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
6
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Hukum
9 jam yang lalu
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Home  /  Berita  /  Riau

Mayoritas Wanita Pemandu Lagu, 24 Orang Pengunjung Terjaring Razia Gabungan di 3 Lokasi Hiburan Malam Kota Pekanbaru

Mayoritas Wanita Pemandu Lagu, 24 Orang Pengunjung Terjaring Razia Gabungan di 3 Lokasi Hiburan Malam Kota Pekanbaru
Puluhan wanita yang mayoritas pemandu lagi di tempat karaoke diamankan ke Direktorat Reskrimum Polda Riau, Sabtu subuh (Foto: Chairul Hadi/GoRiau.com)
Sabtu, 22 Oktober 2016 05:16 WIB
Penulis: Chairul Hadi
PEKANBARU - Sedikitnya 24 orang pengunjung tempat hiburan malam di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau terjaring razia gabungan yang digelar Polda Riau, TNI, BNN dan Satpol PP, Sabtu (22/10/2016) dini hari.

Mereka ini ada yang urinenya positif sebagai pengguna narkoba dan ada pula yang tidak memiliki identitas diri, di mana 17 orang diantaranya adalah wanita, yang mayoritas pemandu lagu serta tujuh lainnya adalah tamu pria.

"Dari total 24 orang yang terjaring, 17 diantaranya dinyatakan positif memakai narkoba," ungkap Kasubdit III, Direktorat Reskrimum Polda Riau, AKBP Fibri Karpiananto, usai razia digelar, Sabtu subuh.

"Kita data dan serahkan ke Direktorat Reserse Narkoba untuk diselidiki, dari mana mereka mendapatkan narkoba ini. Sementara yang tidak punya KTP kita serahkan ke Satpol PP," lanjut Fibri kepada GoRiau.com (GoNews Group.

Baca Juga: Ada-ada Saja Kelakukan Wanita Seksi Ini Demi Lolos Razia

Adapun tempat hiburan yang jadi target operasi gabungan ini, antara lain RP Club di Jalan Riau, Permata KTv di Jalan Khadijah Ali serta terakhir MP Club di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Pekanbaru.

"Ini operasi rutin kita yang berkaitan program Kapolri, dengan sasaran kejahatan jalanan, premanisme dan narkoba di tempat hiburan. Hampir semuanya dari Polda ikut, mulai Reserse, Provost, Sabhara, Intel dan Binmas," ungkapnya.

Ada sekitar empat jam razia berlangsung, dan sempat diwarnai aksi kucing-kucingan yang dilakukan pengelola usaha, di mana saat petugas tiba, sejumlah room karaoke dalam keadaan terkunci.

Baca Juga: Ada yang Mabuk Hingga Mewek-mewek saat Terjaring Razia Gabungan di Pekanbaru

Bahkan saat razia di MP Club, hampir seluruh room karaoke sudah dalam keadaan kosong. Di sini petugas mendapati empat orang yang hasil tes urinennya positif sebagai pengguna narkoba.***

Kategori:Riau, Olympic
wwwwww