Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
7 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
13 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
3
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
6 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
4
Aturan Baru Mabes Polri Berlaku, Personel Resmi Dilarang Isap Vape
Nasional
10 jam yang lalu
Aturan Baru Mabes Polri Berlaku, Personel Resmi Dilarang Isap Vape
5
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
Umum
5 jam yang lalu
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
6
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
Internasional
6 jam yang lalu
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
Home  /  Berita  /  Badminton
Sekilas Kabar dari Korpri

Korpri Ajak Pensiunan Terus Berkarya Ciptakan Kesejahteraan

Korpri Ajak Pensiunan Terus Berkarya Ciptakan Kesejahteraan
Kamis, 27 Oktober 2016 11:52 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Memasuki masa pensiun, jangan dimaknai berhenti berkarya. Untuk itu, Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) mengajak Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) memberdayakan anggotanya agar tetap aktif menciptakan kesejahteraan. Ajakan itu diungkapkan Ketua Umum Dewan Pengurus Korpri Nasional, Prof Dr Zudan Arif Fakrulloh, SH, MH, pada pembukaan Musyawarah Nasional XIII PWRI di Ancol, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Korpri Imbau PNS Netral Jelang Pilkada

Menurut Zudan, salah satu hal yang seringkali membuat para pensiunan itu tidak bergairah lagi hidupnya, karena mendapati penghasilannya turun drastis dibandingkan saat masih berdinas sebagai pegawai negeri. Bahkan, saat menyusun rancangan Undang-Undang Aparatur Sipil Negara, Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil itu sering dititipi pesan dari seniornya yang akan pensiun. Mereka umumnya meminta dibuatkan formulasi agar penghasilannya saat pensiun masih bisa memberi penghidupan yang layak.

Di hadapan ratusan lanjut usia yang tergabung dalam PWRI, Zudan mengaku telah bekerja sama dengan Dirut PT Taspen (Persero) Iqbal Latanro dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi merancang sejumlah program. Salah satunya adalah mempersiapkan pensiun aparatur sipil negara (ASN) sejak pertama kali diangkat menjadi CPNS. Program itu, kata Zudan, jangan baru dimulai lima tahun sebelum mereka pensiun.

Baca Juga: Korpri: Saatnya Rekrut Pegawai Negeri Yang Cerdas

Korpri, menurut Zudan, merasa berkepentingan dengan program itu. Karena bagaimana pun pada suatu saat anggotanya akan bergabung dengan PWRI saat mereka pensiun. Selain itu, Korpri juga akan mengajak PWRI bekerja sama dalam mengembangkan toko online Toktok. Program Toko Online Korpri itu akan diluncurkan saat ulang tahun korps batik biru tersebut, 29 November 2016.

Pada pembukaan musyawarah nasional para pensiunan itu, Korpri sudah menandatangani nota kesepahaman dengan PWRI. Setelah itu, Korpri sangat berharap bisa meningkatkannya menjadi perjanjian kerja sama.

Dalam pandangan Zudan, meski anggota perkumpulan itu umumnya berusia lanjut, namun dengan masih aktif berorganisasi kondisi fisik dan mental mereka tidak serta merta terpuruk. Memang pada umumnya tanda-tanda fisik mereka sudah tidak sekuat masa mudanya, tetapi banyak para sepuh itu yang masih mampu berpikir jernih.

Baca Juga: ASN Harus Melek Tekhnologi Informasi

Dengan pertimbangan itulah Zudan sangat mengharapkan akan ada kerja sama yang nantinya bisa mewujudkan kesejahteraan lebih baik bagi para wredatama tersebut. Salah satunya kemungkinan melibatkan mereka bergabung dalam toko online Korpri.

Mereka bisa memanfaatkan toko online korpri itu, baik untuk kepentingan konsumsinya maupun sebagai penyedia barang atau berjualan di toko tersebut. Jika seluruh anggota PWRI bisa memanfaatkan toko online tersebut, Zudan menegaskan, berarti para pensiunan masih bisa berbuat untuk menopang hidupnya sehari-hari dengan kemampuan sendiri.

"Jadi meskipun sudah pensiun masih tetap berguna dan bermanfaat," kata Zudan, usai menandatangani nota kesepahaman bersama Dirut Taspen Iqbal Latanro dan Ketua Umum PWRI Prof. DR Haryono Suyono.

Menurut Ketua Umum PWRI, jumlah anggotanya saat ini mencapai 2,5 juta jiwa dengan pertambahan setiap tahunnya sekitar 100 ribu orang, karena sudah memasuki masa pensiun. Bagi Zudan, dengan jumlah itu, PWRI seharusnya bisa menjadi organisasi yang kuat.

Jika bekerja sama dengan Korpri, maka keduanya bisa menjadi kekuatan yang luar biasa. Sebab, penggabungan keduanya berarti kekuatan tujuh juta orang. Sehingga akan banyak hal yang bisa dilakukan untuk kedaulatan mereka sendiri. (*/dnl)

wwwwww