Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
10 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
2
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
10 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
3
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
8 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
4
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
7 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
12 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Sepakbola
7 jam yang lalu
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Home  /  Berita  /  Riau

Sidang Lanjutan Praperadilan Polresta Pekanbaru, Pihak Pemohon Hadirkan Seorang Ahli dan 3 Saksi Serta 5 Surat Bukti

Sidang Lanjutan Praperadilan Polresta Pekanbaru, Pihak Pemohon Hadirkan Seorang Ahli dan 3 Saksi Serta 5 Surat Bukti
Tim Advokasi dari pihak pemohon hadirkan seorang ahli dan tiga saksi dalam sidang lanjutan praperadilan terhadap Polresta Pekanbaru yang dianggap langgar KUHAP di ruang sidang Kartika PN Pekanbaru, Kamis siang (foto: barkah/goriau.com)
Kamis, 27 Oktober 2016 13:41 WIB
Penulis: Barkah Nurdiansyah
PEKANBARU - Sidang lanjutan praperadilan antara pemohon Nu dan termohon Polresta Pekanbaru, pasca penggeledahan dan penyitaan uang Rp1,2 miliar di salah satu rumah Kampung Dalam, Pekanbaru yang diduga milik Wl beberapa waktu lalu, kembali digelar di ruang sidang Kartika Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, Kamis (27/10/2016) siang.

Dalam gelar sidang ketiga dengan agenda mendengarkan keterangan saksi ahli dari pihak pemohon yang langsung menghadirkan, DR Eva Achjani Zulfa selaku ahli hukum pidana Universitas Indonesia (UI).

Baca Juga: Dianggap Langgar KUHAP, Polresta Pekanbaru Dipraperadilankan

Sidang yang diketuai hakim tunggal Sorta Ria Neva SH MHum, sempat diskor selama lebih dari tiga jam karena ada beberapa berkas dari pemohon yang belum dilegalisir. Sidang kembali dimulai sekitar pukul 13.00 WIB dengan dihadiri Tim Advokasi Kebenaran Hukum dari pemohon, yaitu, Irwan S Tanjung, Wita Sumarni dan Hendrayana Pasaribu. Sementara itu, dari pihak termohon, Polresta Pekanbaru diwakili kuasa hukum, DR Rudi Pardede.

Dalam sidang lanjutan tersebut, selain menghadirkan saksi ahli, pihak pemohon turut menghadirkan tiga orang saksi, diantaranya, Danil, Abdul Hasan dan Kiki Susilawati. Serta lima berkas yang dijadikan surat bukti terkait penggeledahan dan penyitaan uang Rp1,2 miliar di rumah Nu oleh Polresta Pekanbaru yang dianggap melanggar KUHAP.

Baca Juga: Ini Tuntutan Tim Advokasi yang Harus Dipenuhi Polresta Pekanbaru karena Dianggap Langgar KUHAP

Pantauan GoRiau.com (GoNews Grup) di ruang sidang Kartika PN Pekanbaru, hakim ketua tengah mendengarkan keterangan salah seorang saksi, Danil yang menjabat sebagai Ketua Rukun Tetangga (RT) Kampung Dalam Pekanbaru.

Hingga berita ini diterbitkan, proses persidangan praperadilan terhadap Polresta Pekanbaru masih berlangsung. Saat ini, hakim ketua masih mendengarkan keterangan satu orang saksi.***

Kategori:Riau, Olympic
wwwwww