Satu Paslon Diprotes Dewan, Ini Visi Misi Tiga Cabup Pidie
![]() |
| Ilustrasi |
Jum'at, 28 Oktober 2016 15:31 WIB
Penulis: Amiruddin
Penulis: Amiruddin
SIGLI - Pembacaan visi dan misi yang dilakukan oleh tiga pasangan calon bupati Pidie, itu menyedot perhatian para undangan yang hadir. Pembacaan Visi, misi pertama dilakukan oleh pasangan Tarmiyus-Khalidin Daud.
Pasangan tersebut lebih mengedepankan pemerintahan yang bersih. Namun, visi dan misi yang dibacakan oleh pasangan Tarmiyus diprotes oleh sejumlah anggota DPRK Pide. Menurut mereka, apa yang disampaikan di hadapan dewan tidak sesuai dengan apa yang diserahkan ke mereka.
Bahkan tiga kali calon bupati Tarmiyus mendapat protes keras dari Ketua DPRK, Muhammad AR. Setelah mendapat protes dari anggota dewan, tampak Tarmiyus tidak semangat lagi untuk membacakan visi, misi tersebut.
Sedangkan pasangan calon bupat Pidie Roni Ahmad-Fadlullah T M Daud, dalam visi dan misinya lebih kepada terwujudnya partisifasi masyarakat, Pidie meusigrak berkualitasnya masyarakat. Misinya, berkomitmen untuk membangun Pidie dengan semangat kegotongroyongan saling membantu.
Lanjut pasangan ini, hukum dianggap sebagai panglima dan penegakan hukum tanpa pandang bulu serta menyediakan pelayanan yang terbaik, menyediakan fasilitas yang terbaik untuk masyarakat.
Pasangan calon bupati Sarjani Abdullah-M Iriawan, dalam visi dan misinya lebih mengutamakan kelanjutan visi dan misi sebelumnya ketika mereka berdua menjabat di periode lalu (2012-2017).
Namun Iriwan selaku calon wakil bupati yang mebacakan visi dan misi tersebut juga menambahkan, bahwa terwujudnya masyarakat Pidie, yang islami bermartabat dalam kedamaian dan sejahtera, dan terciptanya masyarakat yang aman, sejahtera dan lainnya.
Masing-masing cabup/cawabup diberi waktu sekitar 20 menit untuk membacakan visi dan misi di hadapan anggota DPRK serta masyarakat.
| Editor | : | Kamal Usandi |
| Kategori | : | Metropolitan |













