Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Senator Papua Barat Kecam Sikap Rasisme Ambroncius
Umum
22 jam yang lalu
Senator Papua Barat Kecam Sikap Rasisme Ambroncius
2
LBP Terpilih Secara Aklamasi, Maria Lawalata Ucapkan Selamat
Olahraga
22 jam yang lalu
LBP Terpilih Secara Aklamasi, Maria Lawalata Ucapkan Selamat
3
Nama Puan Maharani Terseret Korupsi Bansos, Benny K Harman: KPK Berani?
Hukum
20 jam yang lalu
Nama Puan Maharani Terseret Korupsi Bansos, Benny K Harman: KPK Berani?
4
KPK Klaim Bakal Usut Dugaan Keterlibatan Puan Maharani di Kasus 'Bancakan' Bansos
Hukum
20 jam yang lalu
KPK Klaim Bakal Usut Dugaan Keterlibatan Puan Maharani di Kasus Bancakan Bansos
5
Luncurkan Gerakan Nasional Wakaf Uang, Jokowi: Potensinya Besar, Rp188 Triliun
Pemerintahan
20 jam yang lalu
Luncurkan Gerakan Nasional Wakaf Uang, Jokowi: Potensinya Besar, Rp188 Triliun
6
Dukung Peluncuran Gerakan Nasional Wakaf Uang, Pimpinan MPR: Umat Islam Jangan Dizalimi
Ekonomi
20 jam yang lalu
Dukung Peluncuran Gerakan Nasional Wakaf Uang, Pimpinan MPR: Umat Islam Jangan Dizalimi
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Blusukan di Pasar Seni Bantul, Zulkifli Hasan Belajar Membatik dan Borong Kain

Blusukan di Pasar Seni Bantul, Zulkifli Hasan Belajar Membatik dan Borong Kain
Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan saat belajar Membatik. (humas MPR)
Minggu, 30 Oktober 2016 11:12 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Dalam kunjungan ke Bantul, Jogjakarta, 29 Oktober 2016, selepas memberi Sosialisasi 4 Pilar MPR, Ketua MPR Zulkifli Hasan blusukan di Pasar Seni, Gabusan.

Ketika melakukan blusukan di pasar seni itu, Zulkifli Hasan disambut para pengrajin seni dan pedagang kerajinan tangan. Di salah satu sudut, terlihat beberapa ibu sedang membatik. Di tempat itu, Zulkifli Hasan melihat dan diajak untuk ikut membatik. "Wah ternyata tidak mudah," ujarnya dengan ceria.

Di tempat membatik lainnya bahkan Zulkifli Hasan diajak untuk menggoreskan kanvasnya di sebuah kain putih. Di kain putih yang sudah tergores sebuah motif, Zulkifli Hasan diminta untuk menambahkan warna hitam. Dengan semangat, Zulkifli Hasan melakukan itu. Selanjutnya di sebuah kain putih yang terbentang, pria asal Lampung itu menulis kalimat Pasar Seni Gabusan.

Selepas berada di bagian membatik, ia singgah di sebuah stand di mana baju batik yang sudah siap pakai diperdagangkan. Di tempat ini ia membeli langsung beberapa potong dan membayar tunai.

Beranjak dari toko batik, melanjutkan blusukan ke tempat pembuatan kerajinan lainnya. Di tempat yang lain adalah menyaksikan pengrajin perak tengah menatah sebuah bentuk benda seni.

Di pasar seni ini beragam benda seni semacam batik, gerabah, kerajinan dari kayu, dan perak selain dipasarkan, juga dipamerkan. di tempat ini, kerajinan itu dibuat secara langsung dan alami. ***

wwwwww