Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
19 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
2
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
19 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
3
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
19 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
4
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
19 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
5
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Sepakbola
19 jam yang lalu
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
6
Pujian Cara Pemain Bali United Berjuang Raih Kemenangan Tandang Perdana
Sepakbola
19 jam yang lalu
Pujian Cara Pemain Bali United Berjuang Raih Kemenangan Tandang Perdana
Home  /  Berita  /  PON

Minim Pemasukan, Dewan Minta Dinas Terkait Gali Potensi PAD Walet di Pelalawan

Minim Pemasukan, Dewan Minta Dinas Terkait Gali Potensi PAD Walet di Pelalawan
Ilustrasi
Minggu, 30 Oktober 2016 17:08 WIB
Penulis: Farikhin
PANGKALANKERINCI - Meski Peraturan Daerah (Perda) Walet di Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, telah lama ada namun sampai sekarang masih sangat minim pemasukan uang ke kas PAD dari usaha walet.

Sementara usaha walet ini masih berjalan dan terus menjamur di sejumlah tempat di wilayah Kabupaten Pelalawan. Tak terkecuali di Kota Pangkalan Kerinci dan lainnya.

Hal ini disampaikan Anggota DPRD Kabupaten Pelalawan, Nazaruddin Arnazh, Minggu (30/10/2016). Politisi PAN ini mengakui, hingga saat ini PAD dari usaha burung walet tersebut masih sangat minim.

Baca Juga: Optimalisasi PAD Pelalawan Menuju Kemandirian

"Usaha sarang walet ini sudah ada Perda yang mengatur. Tentunya pelaku usaha ini wajib membayar retribusi sesuai ketentuan," jelas Arnazh.

Ditegaskannya, dinas terkait dalam hal ini Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) diharapkan bisa terus meningkatan PAD dari sektor tersebut.

Baca Juga: Optimalisasi PAD di Pelalawan Melalui Berbagai Sektor

"Dinas harus kreatif, kalau perlu datangi setiap pelaku usaha sarang walet yang sudah terdaftar maupun belum terdaftar, sesuai kriteria yang sudah dikenai membayar retribusi," tandasnya.

Arnazh kembali menegaskan, usaha walet yang semakin tumbuh subur dan menjamur di Kabupaten Pelalawan harus bisa digali secara maksimal. "Sebab, salah satu sumber PAD kita berasal dari sini," pungkasnya.*** #PELALAWAN

Kategori:PON
wwwwww