Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
11 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
9 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
17 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
4
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
Internasional
10 jam yang lalu
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
5
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
Umum
9 jam yang lalu
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
6
Aturan Baru Mabes Polri Berlaku, Personel Resmi Dilarang Isap Vape
Nasional
13 jam yang lalu
Aturan Baru Mabes Polri Berlaku, Personel Resmi Dilarang Isap Vape
Home  /  Berita  /  Riau

Riau Rawan Peredaran Narkoba dan Paham Radikalisme, Aparat Keamanan hingga Lurah Berkumpul di Pusat Pemerintahan

Riau Rawan Peredaran Narkoba dan Paham Radikalisme, Aparat Keamanan hingga Lurah Berkumpul di Pusat Pemerintahan
Apel Kebangsaan Tiga Pilar di halaman Kantor Gubernur Riau. (Foto: Ratna SD)
Senin, 31 Oktober 2016 08:41 WIB
Penulis: Ratna Sari Dewi
PEKANBARU - Letak geografis Provinsi Riau yang berdekatan dengan negara tetangga membuat Riau menjadi provinsi yang memiliki potensi konflik yang sangat tinggi. Sehingga, tingkat keamanan di bumi Melayu ini harus benar-benar kuat dan memberlakukan hukum yang tegas.

"Riau menjadi jalur strategis masuknya paham radikalisme dan peredaran narkoba. Ini merupakan ancaman yang harus kita perangi bersama," ungkap Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman saat membacakan pidato dalam Apel Kebangsaan Tiga Pilar dalam rangka kontujensi di wilayah Riau, Senin (31/10/2016) di halaman Kantor Gubernur Riau.

Menurut Andi Rachman, untuk menangkal seluruh pergerakan radikalisme dan peredaran narkoba yang rentan menyusup di kalangan masyarakat memerlukan komitmen bersama antar lintas sektoral, baik dari pemerintah, aparat berwajib dan masyarakat itu sendiri. Yang mana, masyarakat diimbau untuk ikut serta berperan aktif mengawasi peristiwa-peristiwa yang ada di lingkungan sekitarnya.

"Ini tugas kita semua untuk melindungi Riau dari benturan konflik-konflik, terutama yang bersinggungan dengan keamanan dan ketertiban dalam bermasyarakat," tuturnya.

Dalam kesempatan ini, selain dihadiri oleh Danrem 031 Wirabima Brigjen TNI Nurendi, Kapolda Riau Brigjen Pol Zulkarnain, dan Danlanud Roesmin Nurjadin Marsma Henri Alfiandi, kegiatan ini turut dihadiri seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau.

Tidak ketinggalan, seluruh kepala daerah dari 12 kabupaten dan kota se Riau pun dan beberapa lurah turut hadir di halaman kantor pusat pemerintahan di Riau ini untuk menunjukkan komitmennya untuk memupuk rasa persatuan. ***

Kategori:Voli, Riau
wwwwww