Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
7 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
Metropolitan
16 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
3
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
9 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
4
Gibran Tak Penuhi Syarat Wapres Usai Putusan MA, Bola Panas Kini di Tangan Prabowo
Umum
10 jam yang lalu
Gibran Tak Penuhi Syarat Wapres Usai Putusan MA, Bola Panas Kini di Tangan Prabowo
5
‎Pulogebang Terima Apresiasi Rp100 Juta dari PAM JAYA Berkat Perluasan Layanan Air
Metropolitan
23 jam yang lalu
‎Pulogebang Terima Apresiasi Rp100 Juta dari PAM JAYA Berkat Perluasan Layanan Air
6
KPK Geledah PT Djarum Kudus, Dugaan Manipulasi Cukai Belasan Tahun Rugikan Negara Triliunan
Hukum
12 jam yang lalu
KPK Geledah PT Djarum Kudus, Dugaan Manipulasi Cukai Belasan Tahun Rugikan Negara Triliunan
Home  /  Berita  /  Badminton

E.E Mangindaan: Kita Harus Siap Hadapi Abad Pasifik

E.E Mangindaan: Kita Harus Siap Hadapi Abad Pasifik
Rabu, 02 November 2016 14:00 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
MANADO - Berbicara dalam seminar yang digelar di Universitas Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara, 2 November 2016, Wakil Ketua MPR E.E. Mangindaan mengatakan, Gubernur Pertama Sulawesi Utara Sam Ratulangi sudah menyatakan bahwa pada Abad XXI bangsa Indonesia akan menghadapi Abad Pasifik.

Maka dari itu, Mangindaan berpesan agar kita (Bangsa Indonesia, red) bersiap diri menyambut atau menghadapi abad pasifik tersebut.

"Ternyata pikiran Sam Ratulangi yang sudah dinyatakan sejak dulu benar adanya, saat ini kita akan menghadapi Abad Pasifik," ujar Mangindaan.

"Sam Ratulangi itu seorang visioner," tambahnya.

Dalam menghadapi Abad Pasifik, posisi Sulawesi Utara merupakan wilayah yang langsung berhadapan dengan kawasan pasifik. Untuk itu Mangindaan berharap apa yang ada di Sulawesi Utara harus diberdayakan dalam menghadapi Abad Pasifik.

Dirinya senang ketika Pemerintah Sulawesi Utara sering mengadakan kerja sama dengan Universitas Sam Ratulangi dalam menghadapi masa depan Sulawesi Utara khususnya dalam menghadapi Abad Pasifik.

Saat dirinya menjadi Gubernur Sulawesi Utara, Mangindaan mempunyai keinginan agar Manado dan Bitung dijadikan gateaway, pelabuhan internasional, dalam menyongsong era Abad Pasifik. "Karena provinsi ini di bibir Pasifik," ujarnya. 

Dihadapan akademisi dan mahasiswa yang mengikuti seminar itu, dirinya sudah mendengar para akademisi di universitas dan provinsi itu menulis tentang Pasifik. Dari tulisan itu perlu dicari mana leading sector yang perlu dikembangkan.

"Mari kita kembangkan. Konsep yang ada harus diimplementasikan," tukasnya.

Bahkan menurut Mangindaan, konsep pembangunan Sulawesi Utara dalam menghadapi Abad Pasifik bisa diajukan ke Presiden karena Manado-Bitung merupakan kawasan yang akan dikembangkan sebagai kawasan ekonomi.

Mangindaan mengungkapkan, bila konsepnya dulu menjadikan Manado-Bitung sukses dijadikan pelabuhan internasional maka pelabuhan itu akan mampu menggeser pelabuhan di Singapura.

"Hal inilah yang tak disukai oleh Singapura. Untuk itulah hal-hal semacam ini harus dipikirkan termasuk dampaknya terhadap Filiphina. Mereka harus diajak bersinergi," pungkas Mangindaan. ***

wwwwww