Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
21 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
13 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
3
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
20 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
4
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
14 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
5
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
14 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
6
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
19 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Home  /  Berita  /  Riau

Rapat Malam-malam, Gubernur Riau Undang Kapolda dan Ormas Islam Untuk Antisipasi Demo 4 November

Rapat Malam-malam, Gubernur Riau Undang Kapolda dan Ormas Islam Untuk Antisipasi Demo 4 November
Rabu, 02 November 2016 23:11 WIB
Penulis: Ratna Sari Dewi
PEKANBARU - Rencana unjuk rasa sejumlah organisasi massa (ormas) Islam pada Jumat, 4 November 2016, membuat Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rachman mengumpulkan sejumlah pejabat lintas sektoral dan tokoh agama.

Rapat mendadak yang dilaksanakan di kediaman Gubernur Riau, Jalan Sisingamangaraja Pekanbaru, pada Rabu (2/11/2016) malam ini, bertujuan untuk mengantisipasi gejolak di masyarakat.

Yang mana, masyarakat islam dan seluruh elemen masyarakat Riau diharapkan dapat menjaga ketentraman dan keamanan terkait aksi besar yang akan dilaksanakan di Jakarta.

Dikatakan Kapolda Riau, Brigjen Pol Zulkarnain, saat ini sudah ada beberapa ormas yang mengajukan izin untuk beraksi unjuk rasa.

"Polri tidak melarang ormas untuk melakukan aksi, namun aksi ini harus santun. Tidak anarkis, apalagi mengganggu ketertiban. Polri dan TNI akan ambil tindakan tegas soal itu," tuturnya.

Untuk itu, Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman mengingatkan seluruh masyarakat supaya tidak terpecah belah. Ia juga mengkhawatirkan, jika masyarakat tidak dapat menahan diri akan berujung pada tindakan anarkis.

"Jangan anarkis, apalagi sampai merusak fasilitas umum," imbau Andi Rachman. ***

Kategori:Voli, Riau
wwwwww