Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
17 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
14 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
3
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
12 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
4
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
10 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
5
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
18 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
6
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
12 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
Home  /  Berita  /  PON

2 Ha Ladang Ganja Jenis Baru Dimusnahkan di Seulimuem

2 Ha Ladang Ganja Jenis Baru Dimusnahkan di Seulimuem
Petugas BBN Pusat dan BNNP bersama kepolisian Polda Aceh dan Polres Aceh Besar, Kodim 0101/BS memusnahkan 2 hektare ladang ganja di Pulo Lamteuba, Seulimuem, Kamis (3/11/2016)/ [Safdar]
Kamis, 03 November 2016 17:16 WIB
Penulis: Safdar
JANTHO - Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, bersama BNNP Aceh, Polda Aceh, Polres Aceh Besar dan Kodim 0101/BS memusnahkan tanaman ganja di Gampong Pulo Lamteuba, Kecamatan, Kabupaten Aceh Besar, Kamis (3/11/2016).

Tanaman haram ini ditanam di kaki Pegunungan Seulawah Agam di areal tanah seluas dua hektare dengan jarak tempuh dari Gampong Pulo Lamteuba sekitar satu jam dengan jalan kaki.

Ganja yang dimusnahkan ini merupakan jenis baru yaitu jenis hibrita, sekitar 1,5 ribu batang. Tanaman baru berumur tiga bulan lalu ini langsung dicabut kemudian dimusnahkan dengan cara dibakar.

Baca: Polres Pidie Musnahkan 2 Hektar Ladang Ganja

Pemusnahan ini dipimpin Direktur Narkotika Deputi Bidang Pemberantasan BNN, Sugiyo, didampingi Humas BNN Kombes Pol Slamet Pribadi.

"Hari ini kita memusnahkan ladang ganja, untuk yang kesekian kalinya, dengan luas sekitar dua hektare. Ini merupakan ganja jenis baru, jenis hibrida yang memiliki kualitas sangat bagus. Pelakunya belum kita deteksi, tapi masih kita kembangkan untuk mengetahui, siapa penanamnya," ujarnya.

Guna meminimalisir penanaman ganja di Indonesia, BNN juga membuat program alternatif devolepment, yaitu mengalihkan penanaman ganja ke tanaman produktif lainnya yang diberikan insentif oleh BNN.

Baca: Polres Aceh Besar Ajak Stop Tanam Ganja dan Beralih ke Palawija

Untuk wilayah Aceh dan beberapa provinsi lain itu sudah dilakukan. Selain Aceh, provinsi Bengkulu, Jambi dan Sumatera Utara merupakan daerah produksi ganja terbanyak di Indonesia.

Amatan GoAceh, areal lahan ganja sekitar dua hektare ini sangat terawat, dipagar dan memiliki jarah tanam yang terukur. Tanaman ganja tampak masih pendek ini terlihat sangat subur dan sedang mulai berbunga.

Editor:Kamal Usandi
Kategori:Aceh, PON
wwwwww