Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
15 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
9 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
3
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
14 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
4
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
9 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
5
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
9 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
6
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Hukum
9 jam yang lalu
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Home  /  Berita  /  Badminton

Meski Pergi Atas Nama Pribadi, Kader Garda Bangsa Padang yang Demo 4-11 di Jakarta Hendaknya Tertib dan Jangan Terprovokasi

Meski Pergi Atas Nama Pribadi, Kader Garda Bangsa Padang yang Demo 4-11 di Jakarta Hendaknya Tertib dan Jangan Terprovokasi
Ketua Garda Bangsa Kota Padang Yonder WF Alvarent. (Ist)
Jum'at, 04 November 2016 10:12 WIB
Penulis: Calva

PADANG - Kader Garda Bangsa Kota Padang yang berangkat ke Jakarta untuk demo Jumat siang (4/11/2016) hendaknya melakukan aksi dengan tertib dan mematuhi aturan yang ada, meski datang ke ibukota atas kepentingan individu bukan organisasi.

Himbauan ini disampaikan Ketua Garda Bangsa Kota Padang Yonder WF Alvarent, Jumat pagi di Padang, sekaitan adanya kader Garda Bangsa (organisasi pemuda PKB) ini yang berangkat dari Padang guna mengikuti demo damai di Jakarta. Yonder mengakui, setidaknya ratusan kadernya dikabarkan pergi ke Jakarta bersamaan dengan ummat Muslim lainya.

Ia juga menyebutkan, secara organisasi, Garda Bangsa tidak ikut dalam demo akbar di Jakarta. Dan kepada yang ikut, jangan sekali-kali membawa-bawa nama organisasi dan menggunakan atribut organisasi.

"Kalau yang datang atas nama individu, ya silahkan, kami tidak melarang. Itu hak sebagai salah seorang warga negara yang dijamin undang-undang," katanya.

Anak muda yang kini terkenal dengan olahraga otomitif jenis Drag ini, juga berharap, demo kali ini berjalan damai dan tidak anarkis serta tidak ada yang terprovokasi oleh pihak yang mungkin saja ingin memanfaatkan momen ini.

Ia juga mendukung, kasus penistaan agama yang dituduhkan kepada Gubernur DKI Jakarta non aktif Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok diusut secara hukum yang berlaku oleh aparat hukum dalam hal ini kepolisian.

"Mari kita serahkan sepenuhnya kasus ini ke polisi, karena ini sudah ranah hukum dan biarkan hukum yang bertindak, tidak usah pula memaksakan kehendak, misalnya," ulas Yonder mantap. ***

Kategori:Olympic, Badminton
wwwwww