Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
13 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
12 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
19 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
4
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
Internasional
13 jam yang lalu
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
5
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
11 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
6
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
Umum
12 jam yang lalu
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
Home  /  Berita  /  PON

Polda Metro Ambil Bendera Bintang Bulan dari Pendemo Aceh

Polda Metro Ambil Bendera Bintang Bulan dari Pendemo Aceh
Bendera Bintang Bulang yang dipakai GAM dulu, dan kini belum disetujui Pemerintah Pusat sebagai bendera Aceh berkibar di sekitar Masjid Istiqlal, Jakarta. [Foto Istimewa]
Jum'at, 04 November 2016 16:28 WIB
JAKARTA -  Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Inspektur Jenderal Mochamad Iriawan mengatakan polisi menemukan bendera dan atribut Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang dibawa peserta demo asal Aceh.

Selain bendera GAM, ada beberapa spanduk yang menyatakan Aceh akan memisahkan diri dari Indonesia bila Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok tidak ditindak. 

Iriawan mengatakan bendera GAM dan sejumlah spanduk itu sudah diambil. Ia menegaskan, sudah ada kesepakatan dengan koordinator lapangan bahwa demonstrasi tidak boleh ditunggangi isu lain dan tidak boleh ada provokasi apa pun selama aksi berlangsung.

"Sudah saya sampaikan kepada bagian yang menangani, kenapa ini bisa terjadi. Tadi langsung diamankan yang bersangkutan," kata Iriawan di Taman Pandang Istana, Jumat, 4 November 2016.

Baca: Bendera Bintang Bulan Sempat Berkibar di Sekitar Masjid Istiqlal


Setelah memberikan keterangan kepada wartawan, Iriawan mengecek pasukan di depan Istana Negara. Ia ditemani sejumlah petinggi Tentara Nasional Indonesia. "Para pendemo akan diterima yang mewakili Presiden. Bisa Menko Polhukam, Panglima TNI, Kapolri, atau Kabareskrim," ucapnya.

Massa mulai berkumpul di depan Taman Pandang Istana. Mereka berasal dari sejumlah organisasi mahasiswa, seperti Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII), Aliansi Mahasiswa se-Tanah Air, termasuk puluhan anggota Laskar Mujahidin berseragam camo.

Beberapa di antaranya mulai menyuarakan agar Basuki segera diadili atas tindakannya menghina Al-Quran. "Tangkap dan adili Ahok," demikian bunyi spanduk yang dibawa massa Aljamiyatul Washliyah.

Baca: Doa Jihad Menggema di Islamic Center Lhokseumawe

Editor:Kamal Usandi
Sumber:tempo.co
Kategori:PON, Aceh
wwwwww