Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
15 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
9 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
3
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
14 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
4
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
9 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
5
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
9 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
6
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Hukum
9 jam yang lalu
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Home  /  Berita  /  PON

Kincir Air Gagasan Dandim Abdya Hancur Dihantam Banjir

Kincir Air Gagasan Dandim Abdya Hancur Dihantam Banjir
Camat Manggeng, Jasma
Rabu, 09 November 2016 10:45 WIB
Penulis: T Musnizar

BLANG PIDIE – Kincir air untuk memasok kebutuhan air sawah tadah hujan kawasan Gampong Sejahtera dan Pante Cermin, Kecamatan Manggeng, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) kembali jebol. Kincir air yang digagas Dandim 0110 Abdya itu hancur akibat diterjang banjir.

Camat Manggeng, Jasman, Rabu (9/11/2016) kepada GoAceh melalui telepon seluler menyebutkan, kincir air yang sedang dalam proses penyelesaian akhir di lokasi aliran Krueng Manggeng di Dusun Teupin Batee, Gampong Sejahtera itu sudah dua kali hancur diterjang banjir. “Terakhir banjir luapan yang terjadi, Senin (7/11/016) malam,” sebutnya.

Dalam peristiwa banjir luapan itu, lanjut Jasman, kincir air dengan garis tengah 6 meter itu diseret arus dengan jarak sekitar 100 meter, kemudian tersangkut pada tiang jembatan Teupin Batee dalam kondisi yang sudah hancur.

“Pascakejadian tersebut Danramil Manggeng dan Babinsa, Camat bersama masyarakat mengevakuasi kincir yang sudah hancur itu dari dasar sungai dengan cara ditarik menggunakan mobil,” kata Camat Jasman. 

Jasman menyebutkan, bahan-bahan yang masih dapat digunakan sudah dikumpulkan, termasuk roda as tengah untuk segera dibangun lagi kincir untuk yang ketiga kalinya. “Kami anggota Muspika Manggeng, termasuk Babinsa dan petani segera memulai lagi dari nol untuk ketika kalinya,” ujar Camat Jasman optimis.

Editor:Kamal Usandi
Kategori:PON
wwwwww