Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
6 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
6 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
3
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Hukum
45 menit yang lalu
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
4
Pujian Osmar Loss buat Mentalitas Pemain Dewa United FC
Sepakbola
50 menit yang lalu
Pujian Osmar Loss buat Mentalitas Pemain Dewa United FC
5
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
40 menit yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
6
Pujian Cara Pemain Bali United Berjuang Raih Kemenangan Tandang Perdana
Sepakbola
30 menit yang lalu
Pujian Cara Pemain Bali United Berjuang Raih Kemenangan Tandang Perdana
Home  /  Berita  /  Beladiri

Kisah Penjahit 7 Jubah Ajaib Dimas Kanjeng yang Bisa Mengeluarkan Duit Berjuta-juta

Kisah Penjahit 7 Jubah Ajaib Dimas Kanjeng yang Bisa Mengeluarkan Duit Berjuta-juta
Aksi mengeluarkan uang dari balik saku hingga berjumlah ratusan juta rupiah menjadi salah satu trik penipuan Taat Pribadi alias Dimas Kanjeng. Trik sederhana ini diduga membuat banyak orang percaya. (youtube/tribunnews).
Rabu, 09 November 2016 10:14 WIB

SURABAYA - Penyidik Polda Jatim saat ini juga memeriksa dua saksi.

Mereka adalah penjahit jubah kebesaran Dimas Kanjeng Taat Pribadi yang juga tersangkut otak pembunuhan Ismail Hidayah dan Abdul Gani dan pembuat bolpen laduni berinisial AS.

"Penjahit jubah Taat bernama Mahmudiono sudah diperiksa," terang Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol RP Argo Yuwono, Selasa (8/11/2016).

Jubah pertama yang dipakai Dimas Kanjeng Taat Pribadi itu dibikin tahun 2010 oleh Dollah, tapi orangnya sudah meninggal dunia.

Setelah Dollah meninggal dunia, Dimas Kanjeng mempercayakan penjahitan jubah pada Mahmudiono.

"Jumlah jubah Dimas Kanjeng ada 7. Satu jubah warna merah dan satu jubah warna hijau serta lima jubah warna hitam," jelasnya.

Jubah yang dipakai Taat saat mengeluarkan uang ada saku di bagian belakang ukuran sekitar 40 cm x 40 cm.

Namun bentuk saku untuk memasukkan tangan saat dipakai mengambil uang, jahitannya tidak begitu terlihat sehingga jubah terkesan polos.

"Saku yang ada itu bisa menampung uang Rp 70 juta sampai Rp 100 juta (pecahan Rp 50.000 dan Rp 100.000)," tandas Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol RP Argo Yuwono, Selasa (8/11/2016).

 

Editor:Wie Dya
Sumber:tribunnews.com
Kategori:Beladiri, PON
wwwwww