Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
21 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
2
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
22 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
3
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
22 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
4
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
Hukum
21 jam yang lalu
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
5
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
Metropolitan
12 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
6
Makan Konate Menerima Kekalahan Lapang Dada
Sepakbola
23 jam yang lalu
Makan Konate Menerima Kekalahan Lapang Dada
Home  /  Berita  /  PON

Ribuan Benda Kuno di Museum Aceh Tamiang Terlantar

Ribuan Benda Kuno di Museum Aceh Tamiang Terlantar
Ribuan benda kuno di museum Istana Karang, Aceh Tamiang terlantar, Rabu (9/11/2016). [Suparmin]
Rabu, 09 November 2016 13:48 WIB
Penulis: Suparmin

KUALASIMPANG – Tahun 2016 hampir berakhir, namun Pemkab Aceh Tamiang belum juga menganggarkan dananya untuk kepentingan museum. Sementara, tak kurang dari 5.000 jenis barang purbakala yang disimpan di Istana Karang masih menumpuk tidak disusun dan terkesan terlantar.

Amatan GoAceh, ribuan jenis barang berbahan tembaga, kayu serta keramik dengan berbagai bentuk yang tersimpan di satu ruangan tersebut diduga tidak pernah dirawat. Benda-benda antik tersebut kehilangan warna aslinya. Hanya tampak debu saja yang menutupi benda-benda tersebut.

Sangat miris memang, ribuan jenis benda kuno tersebut tidak mendapat perawatan yang layak akibat ketidakpedulian pemerintah terhadap sejarah.

Sedangkan pegiat dan pecinta benda kuno telah bersusah payah menyimpan dan menyumbangkan benda koleksinya ke museum tersebut.

Baca: Dua Museum Tsunami di Pidie tak Terurus

"Kalau mengenai museum, tanyakan saja sama pak Kadis, tapi sekarang Bapak sedang dinas luar ke Bandung," ujar Kabid Kebudayaan Disparpora Aceh Tamiang, Supiah menjawab GoAceh, Rabu (9/11/2016).

Selain itu, Supiah menyebutkan, terkait benda bersejarah itu pihaknya baru mengusulkan anggaran pada APBK-P tahun 2016.

"Rencananya untuk pembayaran honor penjaga malam saja. Karena selain penjaga malam museum, penjaga situs dan penjaga  makam juga belum dibayar honornya," ujar Supiah.

Sementara, honor bagi penjaga museum pada tahun-tahun sebelumnya tidak pernah dibayar.

Baca: Menunggak, PDAM Tamiang Stop Air ke Museum Disbudparpora

Editor:Yudi
Kategori:PON
wwwwww