Ribuan Benda Kuno di Museum Aceh Tamiang Terlantar
![]() |
| Ribuan benda kuno di museum Istana Karang, Aceh Tamiang terlantar, Rabu (9/11/2016). [Suparmin] |
Penulis: Suparmin
KUALASIMPANG – Tahun 2016 hampir berakhir, namun Pemkab Aceh Tamiang belum juga menganggarkan dananya untuk kepentingan museum. Sementara, tak kurang dari 5.000 jenis barang purbakala yang disimpan di Istana Karang masih menumpuk tidak disusun dan terkesan terlantar.
Amatan GoAceh, ribuan jenis barang berbahan tembaga, kayu serta keramik dengan berbagai bentuk yang tersimpan di satu ruangan tersebut diduga tidak pernah dirawat. Benda-benda antik tersebut kehilangan warna aslinya. Hanya tampak debu saja yang menutupi benda-benda tersebut.
Sangat miris memang, ribuan jenis benda kuno tersebut tidak mendapat perawatan yang layak akibat ketidakpedulian pemerintah terhadap sejarah.
Sedangkan pegiat dan pecinta benda kuno telah bersusah payah menyimpan dan menyumbangkan benda koleksinya ke museum tersebut.
Baca: Dua Museum Tsunami di Pidie tak Terurus
"Kalau mengenai museum, tanyakan saja sama pak Kadis, tapi sekarang Bapak sedang dinas luar ke Bandung," ujar Kabid Kebudayaan Disparpora Aceh Tamiang, Supiah menjawab GoAceh, Rabu (9/11/2016).
Selain itu, Supiah menyebutkan, terkait benda bersejarah itu pihaknya baru mengusulkan anggaran pada APBK-P tahun 2016.
"Rencananya untuk pembayaran honor penjaga malam saja. Karena selain penjaga malam museum, penjaga situs dan penjaga makam juga belum dibayar honornya," ujar Supiah.
Sementara, honor bagi penjaga museum pada tahun-tahun sebelumnya tidak pernah dibayar.
Baca: Menunggak, PDAM Tamiang Stop Air ke Museum Disbudparpora
| Editor | : | Yudi |
| Kategori | : | PON |













