Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
16 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
13 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
3
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
12 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
4
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
18 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
5
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
8 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
6
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
8 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Home  /  Berita  /  Jawa Timur
Laporan Khusus dari Arena Konggres PSSI 2016

Bonek Tiba di Lokasi Kongres Pemilihan Ketua Umum PSSI di Mercure Ancol

Bonek Tiba di Lokasi Kongres Pemilihan Ketua Umum PSSI di Mercure Ancol
Belasan anggota Bonek, sebutan suporter Persebaya Surabaya, telah tiba di depan pintu masuk Ancol yang menjadi lokasi Kongres PSSI sejak Kamis (10/11/2016) pagi. Foto-foto: Istimewa
Kamis, 10 November 2016 09:34 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Belasan anggota Bonek, sebutan suporter Persebaya Surabaya, telah tiba di depan pintu masuk Ancol yang menjadi lokasi Kongres PSSI sejak Kamis (10/11/2016) pagi.

Kedatangan Bonek ke Jakarta bertujuan memperjuangkan tim kesayangan mereka agar kembali diakui PSSI. Dari informasi yang diperoleh, Bonek yang tiba di Ancol hanya terdiri dari belasan orang. Adapun ratusan Bonek terkonsenterasi di Stadion Tugu, Koja, Jakarta Utara dan mendapat pengamanan ketat dari anggota Kepolisian.

Personel Kepolisian yang berjaga di depan pintu masuk Ancol juga telah dikerahkan sejak Kamis (10/11/2016) pagi WIB. Belum diketahui persis apakah kelompok suporter tersebut diperbolehkan masuk ke area kongres, namun menurut seorang sumber di internal Bonek, sejumlah perwakilan diizinkan menyaksikan kongres dari dalam.

Sementara itu, di Hotel Mercure, Ancol, sejumlah tamu undangan dan pemilik suara telah memadati lokasi kongres. Mereka yang terdiri dari Asosiasi Provinsi (Asprov) memulai rangkaian Kongres PSSI dengan registrasi.

Dari pantauan GoNews.co, tadi malam, Rabu (09/11/2016), sempat terjadi sedikit ketegangan. Dimana ada dualisme perwakilan dari Asprov Sumatera Utara yang sama-sama mengklaim memiliki hak suara.

Kedua kubu pun akhirnya melakukan mediasi, yang difasilitasi oleh PSSI, namun hingga hari ini, belum diketahui keputusannya.

Sebelumnya diberitakan di GoNews.co, Kemelut Asprov PSSI Sumut terus berlanjut. Armen Margolang yang mengaku sebagai voter yang ditunjuk Plt Ketua Asprov Sumut pimpinan Erwis Fauza Lubis membantah jika Julius Raja dan Datuk Slamat Ferry yang sah sebagai voter Asprov Sumut dalam Kongres PSSI yang akan digekar di Hotel Mercury Ancol Jakarta Utara, Kamis (10/11/2016).

"Kami hanya berpegang pada statuta Asprov PSSI Sumut dan statuta PSSI yang mengacu pada statuta FIFA. Jadi, Asprov PSSI Sumut yang dipimpin Erwis Fauza Lubis lah yang sah mengirimkan voter dalam Kongres," kata Armen Margolang yang ditemui di ruang makan peserta Kongres PSSI, Rabu (9/11/2016).

Sesuai statuta PSSI, kata Armen Margolang, Plt Ketua Asprov PSSI Sumut yang dijabat Erwis Fauza Lubis yang sah karena menggantikan posisi Ketua Asptov PSSI Sumut, Komarudin Nasution yang berhalangan.

"Tadinya, posisi Erwis Fauza Lubis kan sebagai wakil Ketua Asprov PSSI Sumut. Jadi, posisinya secara otomatis sebagai Plt Ketua Asprov PSSI Sumut ketika pak Kamaludin berhalangan. Makanya, saya mengatakan bahwa saya lah voter yang sah," katanya.

Dia juga mengungkapkan bahwa Julis Raja dan Slamet Ferry bukan merupakan voter yang sah. "Bagaimana mungkin mereka sebagai voter yang sah karena penunjukan Plt Asprov PSSI Sumut, Husni Hasibuan dilakukan tanpa melalui rapat eksekutif komite," kata Armen yang juga menjabat sebagai Eksekutif komite Asprov PSSI Sumut.

Sebelumnya, Julius Raja mengklaim sebagai voter yang sah karena ditunjuk Plt Ketua Asprov PSSI Sumut, Husni Hasibuan. Alasannya, dia bersama Datuk Slamat Ferry telah mengantongi ID Card peserta Kongres.

"Kami adalah voters yang sah karena telah diverifikasi dan terdaftar di PSSI. Makanya, kami mendapatkan ID Card-nya," katanya. Hingga berita ini diturunkan, PSSI tengah memediasi kedua kubu Asprov PSSI Sumut. ***

Sumber:GoNews.co dan Sindonews.com
Kategori:Olympic, Voli, Non Olympic, Sumatera Utara, DKI Jakarta, Jawa Timur
wwwwww