Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
8 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
7 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
3
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
2 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
4
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Hukum
2 jam yang lalu
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
5
Pujian Cara Pemain Bali United Berjuang Raih Kemenangan Tandang Perdana
Sepakbola
2 jam yang lalu
Pujian Cara Pemain Bali United Berjuang Raih Kemenangan Tandang Perdana
6
Lewat Single "Cinta Baru", Briana Sukses Buka Perhelatan Jakarta Rocktober 2026
Hiburan
2 jam yang lalu
Lewat Single Cinta Baru, Briana Sukses Buka Perhelatan Jakarta Rocktober 2026
Home  /  Berita  /  Badminton

Dicatut dalam Rencana Aksi 19 November, Muhammadiyah dan Manajemen Artis Tegas Membantah

Dicatut dalam Rencana Aksi 19 November, Muhammadiyah dan Manajemen Artis Tegas Membantah
Sabtu, 12 November 2016 20:26 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Isu rencana Aksi Bhineka Tunggal Eka/ Pawai Kebhinekaan yang akan digelar 19 November 2016 di Bundaharan HI Jakarta telah terlanjur beredar. Bahkan sejumlah organisasi dan para tokoh juga dicatut dalam pesan berantai tersebut.

Setelah LBH Jakarta, PBNU, Banser PP GP Ansor, Kini pihak Muhammadiyah juga membantah keras, jika pihaknya terlibat dalam kepanitiaan, apalagi mengikuti agenda tersebut.

"Pencantuman nama Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir dan Sekretaris Umum Abdul Mu'ti pada kegiatan aksi tersebut, tidak benar, kami tegaskan Muhammadiyah tidak tau menahu," ujar Sekretriat Muhammadiyah, Sabtu (12/11/2016) melalui siaran persnya.

"Untuk itu, kami informasikan bahwa Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nashir dan Sekum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti tidak pernah dihubungi dan tidak tahu menahu namanya dicantumkan dalam rancangan daftar rencana Aksi Bhineka Tunggal Ika tanggal 19 November 2016 itu, sekali lagi itu tidak benar," paparnya.

Sehubungan dengan beredarnya issu berupa info selebaran "Gerakan 19 November 2016 Menyelamatkan Ke-Bhineka-an" dimana rencana pergerakkan tersebut akan berlokasi di Parkir Timur Senayan - Bundaran HI Jakarta juga ditanggapi oleh manajemen artis yang juga tercantum dalam pesan tersebut.

"Aksi yang di dalamnya tercantum nama tokoh, agamawan sampai artis, beberapa artis yang dicantumkan tersebut manajemen/manajer artisnya adalah anggota IMARINDO (Ikatan Manajer Artis Indonesia). Namun setelah dilakukan cek ulang kepada yang bersangkutan, dan menyatakan tidak tahu menahu akan "Gerakan 19 November" dan tidak pernah dihubungi oleh panitia penyelenggara gerakan tersebut," ujar Nanda Persada kepada GoNews.co.

IMARINDO (Ikatan Manajer Artis Indonesia) selaku Organisasi Profesi Manajer Artis di Republik Indonesia menyangkut nama artis yang tercantum dalam selebaran tersebut dimana manajemen/manajer dari artis tersebut adalah anggota dari IMARINDO menyatakan dengan tegas bahwa pihaknya tidak terlibat.

"Benar atau tidak acara itu, yang jelas kami tidak terlibat. Kami tidak ikut dalam hal atau bentuk apapun," ujarnya.

Sementara dari informasi yang berhasil dihimpun GoNews.co, beberapa artis yang tercantum dalam pesan berantai tersebut, yakni, Bedi Gunawan (Kahitna), Teguh Sanjaya (Cherry Belle), Esa Octa Fanani (Maia Estianty), Tinny (Sarah Sechan), Jeffry Hutagalung (Project Pop) dan Dipa Andika (Ernest). ***

wwwwww