Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
15 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
17 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
3
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
13 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
4
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
9 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
5
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
10 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
6
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
10 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
Home  /  Berita  /  Badminton

Sakit Hati Sering Dituduh Maling dan Tak Dipinjami Uang Diduga jadi Alasan Am Nekat Bacok Pemilik Bengkel Jalan Hangtuah Sampai 3 kali

Sakit Hati Sering Dituduh Maling dan Tak Dipinjami Uang Diduga jadi Alasan Am Nekat Bacok Pemilik Bengkel Jalan Hangtuah Sampai 3 kali
Tersangka Am, pelaku pembacok pemilik bengkel mobil jalan Hangtuah, Gang Ikhlas, Tenayan Raya saat memperagakan aksi pelariannya usai membunuh korban, Minggu sore (foto: barkah/goriau.com)
Minggu, 13 November 2016 18:38 WIB
Penulis: Barkah Nurdiansyah
PEKANBARU - Tertangkap saat bersembunyi di Wisma, jalan Tuanku Tambusai (Nangka), Kecamatan Sukajadi, Pekanbaru, Minggu (13/11/2016) siang, pukul 11.00 WIB, Am (30) karyawan bengkel mobil yang nekat bacok bos-nya Deri (38) hingga tewas, Mengaku sakit hati dengan korban.

Jalani pemeriksaan di Mapolsek Tenayan Raya, Am mengungkapkan jika dirinya kesal dengan korban yang kerap memarahinya. Bahkan, sejak bekerja di bengkel korban September 2016 silam, Ia sering dituduh menghilangkan barang-barang di bengkel oleh korban.

Baca Juga: Video: Begini Kronologis Penangkapan Pelaku Pembacokan Deri, di Wisma Jalan Nangka Pekanbaru

Puncaknya, Sabtu (12/11/2016) malam, pukul 20.30 WIB. Pelaku bermaksud meminja uang kepada korban. Namun, korban menolak memberikan pinjaman. Tidak hanya itu, pelaku semakin sakit hati dengan jawaban korban, "Duit...duit saja,".

Baca Juga: Hebat! Kurang 12 Jam, Pelaku Pembacokan Pemilik Bengkel Jalan Hangtuah Tenayan Raya Pekanbaru Diciduk Polisi di Wisma

Sempat terlibat cek cok mulut, pelaku yang sakit hati langsung mengambil parang yang memang sudah dipersiapkannya dan langsung membacok korban saat di dalam bengkel.

Baca Juga: Sempat Lari Minta Tolong Usai Ditebas Parang, Deri Tewas Akibat Luka Bacok Sepanjang 15 sentimeter di Leher

"Saat berusaha melarikan diri, pelaku langsung menarik baju korban dari belakang dan kembali membacok leher kanan korban. Tidak puas, pelaku kembali membacok kepala belakang korban hingga tengkoraknya retak," ujar Kapolsek Tenayan Raya, Kompol Indra Rusdi kepada GoRiau.com (GoNews Grup) di ruang kerjanya, Minggu sore.

Baca Juga: Polisi Temukan Sebilah Parang di TKP, Pelaku Pembacokan Pemilik Bengkel Jalan Hangtuah Tenayan Raya Pekanbaru DPO

"Total ada tiga bacokan pada korban di bagian wajah, leher dan kepala. Pelaku langsung melarikan diri dan sempat bersembunyi di belakang Kantor Pos, jalan Hangtuah, Kecamatan Tenayan Raya, tidak jauh dari TKP," bebernya.

Baca Juga: Malam Minggu Berdarah, Seorang Pemuda Tewas Dibacok di Jalan Hangtuah Tenayan Raya Pekanbaru

Kapolsek menambahkan, saat ini pihaknya masih mendalami keterangan pelaku. "Motif sementara ini, dugaannya karena pelaku sakit hati dan ada dendam lama dengan korban," tukasnya.***

wwwwww