Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
23 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
16 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
3
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
16 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
4
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
17 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
5
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
22 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
6
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
21 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Home  /  Berita  /  Riau

Jangan Terulang Aksi Mogok Tenaga Medis RSUD Arifin Achmad, Ketua DPRD Riau: Kaji Ulang Sistem Pembayaran TPP

Jangan Terulang Aksi Mogok Tenaga Medis RSUD Arifin Achmad, Ketua DPRD Riau: Kaji Ulang Sistem Pembayaran TPP
Ketua DPRD Riau Hj. Septina Primawati.
Kamis, 17 November 2016 21:54 WIB
Penulis: Fahrul Rozi
PEKANBARU - Terkait aksi demo yang dilakukan sejumlah tenaga medis di lingkungan RSUD Arifin Achmad beberapa hari ini. Ketua DPRD Riau Dra. Hj. Septina Primawati MM meminta kepada pihak terkait untuk mengkaji ulang sistem pembayaran Tunjangan Penambahan Penghasilan (TPP) sesuai dengan aturan yang berlaku.

"Saya minta pihak manajemen RSUD Arifin Achmad dan pihak terkait kaji ulang sistem pemyaran TPP. Jangan sampai aturan yang diterbitkan menimbulkan pro dan kontra, dan mengakibatkan pelayanan kesehatan menjadi terganggu," kata Septina, Kamis (17/11/2016).

Khusus kepada pihak eksekutif, diharapkan bisa segera mencarikan solusi atau mencari jalan tengah agar persoalan tuntutan pembayaran TPP yang disuarakan sejumlah tenaga medis ini mencapai kata mufakat.

"Kedepan hal ini harus menjadi perhatian kita bersama, dan diharapkan tidak terulang lagi. Karena pelayanan kesehatan profesional, menjadi salah satu hak dasar masyarakat," sampai Septina lebih lanjut.

Baca Juga: Gubernur Riau: Sabarlah Jangan Emosi

Baca Juga: Petugas Rawat RSUD Arifin Achmad Ikut Demo

Sebelumnya tenaga medis RSUD melakukan aksi bersama menuntut TPP yang tak kunjung dibayarkan oleh manajemen. Akibat hal ini, kegiatan pelayanan rumah sakit sempat terganggu.

Aksi ini membuahkan kesepakatan dari pihak RSUD melalui Direktur Utama dr Nuzelly yang berjanji segera membayarkan TPP setelah melalui konsultasi dengan Biro Hukum, Inspektorat, Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP). ***

Kategori:Metropolitan, Riau
wwwwww