Rusak Karena Tongkang PT Indah Kiat, Hutan Bakau Pulau Untut di Pelalawan Makin Kritis
![]() |
| Kapal tongkang bersandar di Pulau Untut, Desa Labuhan Bilik, Teluk Meranti. |
Penulis: Farikhin
"Hasil reses kemarin dan informasi dari masyarakat, kondisi Pulau Untut semakin kritis," ungkap Wakil Ketua DPRD Pelalawan, Suprianto SP kepada GoRiau.com (GoNews Group), Senin (28/11/2016).
Dikatakan Suprianto, hal itu disebabkan oleh adanya aktifitas kapal tongkang milik PT Indah Kiat. Kapal tongkang milik perusahaan tersebut menggunakan pepohonan yang ada di bibir pulau sebagai tempat bertambat.
"Pepohonan yang berada di bibir Pulau Untut banyak mati dan tumbang. Padahal pulau itu merupakan bagian dari kekayaan alam bagi Desa Labuhan Bilik," jelasnya.
Baca Juga: Rusak Bakau di Pulau Untut, PT Arara Abadi Janji Bangun Tambatan Tongkang
Lanjut Suprianto menyebutkan, untuk jenis pohon yang ada di Pulau Untut seperti Bakau, Api-api, Langgadai dan Tumuh, namun yang dialami saat ini pohon-pohon di tepi pulau itu banyak tumbang dan mati.
Baca Juga: Tongkang Milik PT Arara Abadi Dituding Sebagai Biang Perusak Hutan Bakau Pulau Untut
"Selain itu, terjadi pengikisan pantai dan tebing di Pulau Untut karena selalu longsor. Kita minta PT Indah Kiat bertangggungjawab," pungkasnya.*** #PELALAWAN
| Kategori | : | PON |













