Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
18 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
15 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
3
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
15 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
4
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
12 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
5
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
12 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
6
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
19 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  PON

Rusak Karena Tongkang PT Indah Kiat, Hutan Bakau Pulau Untut di Pelalawan Makin Kritis

Rusak Karena Tongkang PT Indah Kiat, Hutan Bakau Pulau Untut di Pelalawan Makin Kritis
Kapal tongkang bersandar di Pulau Untut, Desa Labuhan Bilik, Teluk Meranti.
Senin, 28 November 2016 13:59 WIB
Penulis: Farikhin
PANGKALANKERINCI - Pulau Untut, Desa Labuhan Bilik, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Riau kondisinya semakin kritis. Kapal tongkang milik PT Indah Kiat dituding sebagai penyebab rusaknya hutan bakau di Pulau Untut.

"Hasil reses kemarin dan informasi dari masyarakat, kondisi Pulau Untut semakin kritis," ungkap Wakil Ketua DPRD Pelalawan, Suprianto SP kepada GoRiau.com (GoNews Group), Senin (28/11/2016).

Dikatakan Suprianto, hal itu disebabkan oleh adanya aktifitas kapal tongkang milik PT Indah Kiat. Kapal tongkang milik perusahaan tersebut menggunakan pepohonan yang ada di bibir pulau sebagai tempat bertambat.

"Pepohonan yang berada di bibir Pulau Untut banyak mati dan tumbang. Padahal pulau itu merupakan bagian dari kekayaan alam bagi Desa Labuhan Bilik," jelasnya.

Baca Juga: Rusak Bakau di Pulau Untut, PT Arara Abadi Janji Bangun Tambatan Tongkang

Lanjut Suprianto menyebutkan, untuk jenis pohon yang ada di Pulau Untut seperti Bakau, Api-api, Langgadai dan Tumuh, namun yang dialami saat ini pohon-pohon di tepi pulau itu banyak tumbang dan mati.

Baca Juga: Tongkang Milik PT Arara Abadi Dituding Sebagai Biang Perusak Hutan Bakau Pulau Untut

"Selain itu, terjadi pengikisan pantai dan tebing di Pulau Untut karena selalu longsor. Kita minta PT Indah Kiat bertangggungjawab," pungkasnya.*** #PELALAWAN

Kategori:PON
wwwwww