Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
17 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
14 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
3
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
13 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
4
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
19 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
5
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
9 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
6
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
9 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Home  /  Berita  /  Badminton

Makan Siang Bareng Jokowi, Zulkifli Hasan: Utamakan Dialog dalam Memecahkan Persoalan

Makan Siang Bareng Jokowi, Zulkifli Hasan: Utamakan Dialog dalam Memecahkan Persoalan
Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan. (istimewa)
Rabu, 30 November 2016 16:50 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Makan siang Presiden Joko Widodo bersama tokoh politik terus berlanjut. Kali ini giliran Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Zulkifli Hasan yang datang ke Istana Merdeka. Presiden Jokowi mengatakan pertemuan dengan Zulkifli merupakan bagian dari konsolidasi antara pemerintah dengan MPR.

"Saya dan Ketua MPR punya kewajiban untuk terus mengkonsolidasikan kebangsaan," kata Jokowi di Jakarta, Rabu, 30 November 2016.

Keduanya sadar bahwa banyak masalah yang dihadapi oleh bangsa Indonesia. Meski demikian, Jokowi berkeyakinan kalau masalah tersebut bisa dituntaskan bila mengutamakan musyawarah.

Zulkifli yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Partai Amanat Nasional mengatakan silaturahim dan dialog merupakan nilai-nilai yang dianut oleh masyarakat Indonesia. Oleh sebab itu, ia meminta kepada semua pihak agar lebih mengutamakan dialog dalam menuntaskan persoalan.

Menanggapi rencana aksi damai yang akan berlangsung Jumat, 2 Desember nanti, Zulkifli mengapresiasi langkah yang diambil pemerintah maupun Majelis Ulama Indonesia (MUI). "Mari buktikan kita negara damai. Saling hormati, saling menghargai,” kata dia.

Kemarin, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar yang datang dan makan siang di Istana Merdeka. Salah satu yang menjadi pembahasan ialah mengenai memperkuat sistem presidensial. Wacana itu sebelumnya sudah dibahas di internal PKB. "Penguatan presidensial untuk menyempurnakan sistem demokrasi,” kata Muhaimin. ***

Sumber:Tempo.co
Kategori:Badminton, Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww