Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
13 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
14 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
3
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
KOI
14 jam yang lalu
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
4
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
10 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
5
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
10 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
6
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Hukum
11 jam yang lalu
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  Badminton

Jelang Final AFF 2016, Polisi: Suporter Harus Waspada Adannya Tiket Palsu di Pakansari

Jelang Final AFF 2016, Polisi: Suporter Harus Waspada Adannya Tiket Palsu di Pakansari
Suporter mulai berdatangan ke Stadion Pakansari Bogor. (foto: liputan6)
Rabu, 14 Desember 2016 14:28 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Kepolisian Resor Bogor mengimbau para suporter mewaspadai penjualan tiket palsu pertandingan leg pertama final Piala AFF 2016, Rabu 14 Desember 2016 ini. Kepala Polres setempat Andi M Dicky Pastika mengakui hal itu terjadi saat pertandingan semifinal di Stadion Pakansari Kabupaten Bogor beberapa waktu lalu.

"Diharapkan masyarakat berhati-hati dan teliti saat membeli tiket. Jangan pernah membeli dari calo karena banyak laporan tiket palsu seperti pada saat semifinal," kata Dicky. Ia meminta suporter yang tidak mendapatkan tiket untuk melakukan nonton bareng di televisi masing-masing.

Sementara bagi penonton yang sudah memiliki tiket, Dicky meminta menyimpan robekan tiketnya selama berada di dalam stadion. Ia beralasan, petugas keamanan di dalam stadion akan melakukan pemeriksaan kepada penonton yang berdiri atau tidak kebagian kursi di tribun.

"Para penonton sebelumnya akan diperiksa tiket dan barang bawaan mereka di pintu masuk tribun. Polres Bogor melarang penonton membawa flare, kembang api, petasan maupun laser," kata Dicky menjelaskan. Ia menganggap tindakan pelanggaran yang dilakukan para suporter bisa merugikan tim Indonesia pada kompetisi kali ini. ***

Sumber:pikiran rakyat
Kategori:Badminton, Olympic, Non Olympic, DKI Jakarta, Jawa Barat
wwwwww