Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
15 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
17 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
3
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
12 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
4
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
10 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
5
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
9 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
6
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
10 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
Home  /  Berita  /  PON

Tak Mau Lagi Terkena Debu, Masyarakat Pangkalan Kerinci Tuntut Peningkatan Jalan Koridor

Tak Mau Lagi Terkena Debu, Masyarakat Pangkalan Kerinci Tuntut Peningkatan Jalan Koridor
Rapat dengar pendapat, masyarakat Pangkalan Kerinci bersama Komisi III DPRD Pelalawan, Kamis (15/12/2016).
Kamis, 15 Desember 2016 16:28 WIB
Penulis: Farikhin
PANGKALANKERINCI - Sepuluh masyarakat yang mengalami sakit, bisa dipastikan delapan orang terkena Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Penyakit ISPA menjadi keluhan masyarakat yang bermukim di Jalan Koridor KM 1-7, Pangkalan Kerinci.

Persoalan tersebut terungkap pada rapat dengar pendapat (RDP) antara masyarakat yang bermukim di KM 1-7 Jalan Koridor, Pangkalan Kerinci dengan Komisi III DPRD Pelalawan, Kamis (15/12/2016).

Disampaikan Wakil Ketua Komisi III, Monang Pasaribu dalam pertemuan tersebut, masyarakat meminta agar Jalan Koridor KM 1-7 segera diaspal.

"Masyarakat meminta, Jalan Koridor KM 1-7 Pangkalan Kerinci untuk segera diaspal. Karena intinya masyarakat tak mau lagi terkena debu," ungkapnya.

Dikatakan Monang, dalam pertemuan tersebut masyarakat menyampaikan dampak yang dirasakan akibat debu dari aktifitas kendaraan di Jalan Koridor. "Dari sepuluh mayarakat yang mengalami sakit, bisa dipastikan delapan orang terkena ISPA," jelasnya.

Menurut Monang, Komisi III DPRD Pelalawan merekomendasikan kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Pelalawan untuk segera mengurus izin peningkatan, jalan koridor menjadi jalan umum.

"Makanya ini kita serahkan dulu ke Pemda, untuk dirubah status jalan koridor menjadi jalan umum," tandasnya.

Soal siapa nanti yang akan mengaspan jalan tersebut, kata Monang, akan dilakukan tindak lanjut. Diungkapkanny, pada rapat beberapa tahun sebelumnya pihak perusahaan telah setuju yang membangun.

Baca Juga: Sudah Ada Kesepakatan Soal Tukar Guling Jalintim dengan Jalan Lingkar

"Kita akan panggil perusahaan. Soal siapa yang membangun belum diputuskan. Tapi rapat beberapa tahun lalu, perusahaan setuju akan membangun," ujarnya menutup.

RDP dihadiri oleh puluhan perwakilan masyarakat yang bermukim di KM 1-7 Jalan Koridor Pangkalan Kerinci, Dinas Kehutanan (Dishut), Badan Perencanaan Pembangunan (Bapeda), Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Bina Marga dan Dinas Perhubungan (Dishub).*** #PELALAWAN

Kategori:PON
wwwwww