Polisi Sisir Panti Pijat di Jalan Nangka Pekanbaru, Puluhan Wanita Terapis Diberi Penyuluhan
![]() |
| Puluhan wanita terapis dan pemilik panti pijat di jalan Nangka, Pekanbaru dikumpulkan saat razia ops cipkon, Jumat siang (foto: barkah/goriau.com) |
Penulis: Barkah Nurdiansyah
Puluhan wanita terapis yang terjaring, dikumpulkan petugas untuk diberikan penyuluhan dan bimbingan terkait peredaran narkoba serta keamanan dan ketertiban masyarakat (Kantibmas).
"Giat ini, dalam rangka Ops Cipkon menjelang Natal dan Tahun Baru 2017. Penyuluhan pencegahan peredaran narkoba yang kerap memanfaatkan para wanita terapis," ujar Kasat Binmas Polresta Pekanbaru, Kompol Dedi Suryadi, Jumat (16/12/2016) siang.
BACA JUGA:
. Giliran Karaoke CE7 dan Paragon Jadi Sasaran Razia Puluhan Aprat Kepolisian Pekanbaruk
. Hingga Akhir Tahun 2016, Tempat-tempat Hiburan di Pekanbaru Bakal Dirazia
Dalam penyuluhannya, Kasat juga menyampaikan, lokasi panti pijat rentan terjadi tindak kriminalitas. Bahkan menjadi tempat berkumpulnya para preman dan para pelaku kejahatan yang dapat mengganggu Kantibmas di Pekanbaru.
"Kami juga mengingatkan agar para wanita terapis dan pemilik panti pijat untuk tidak terlibat tindak kriminalitas dan menjadi pelaku," ucapnya saat menyampaikan penyuluhan di panti pijat Mutiara Monalisa Massage, Jumat siang.
Pantauan GoRiau.com (GoNews Grup) di lapangan, ada puluhan panti pijat yang menjadi target razia, diantaranya, Mutiara Monalisa, Kris, Prima dan beberapa panti pijat lainnya yang berada di sekitar jalan Nangka, Pekanbaru. Hingga berita ini diturunkan razia masih berlangsung.***













