Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
23 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
2
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
20 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
3
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
24 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
4
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
20 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
5
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
7 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
6
KONI Pusat Ajak Kementerian/Lembaga Bersinergi Sukseskan PON Pantai 2026
KONI
19 jam yang lalu
KONI Pusat Ajak Kementerian/Lembaga Bersinergi Sukseskan PON Pantai 2026
Home  /  Berita  /  Badminton

Anak ini Menetes Air Mata di Atas Kuburan Massal Tsunami

Anak ini Menetes Air Mata di Atas Kuburan Massal Tsunami
Seorang anak berdoa di atas kuburan massal tsunami di Ulee Lheue Banda Aceh sambil menetes aira mata, Senin (26/12/2016)
Senin, 26 Desember 2016 12:13 WIB
Penulis: Komandaka
BANDA ACEH - Memperingati gempa dan tsunami Aceh 12 tahun silam, ribuan
warga memadati kuburan massal Ulee Lheue Kecamatan Meuraxa, Kota Banda Aceh. Dalam ziarah ini, warga terutama keluarga korban tsunami, membaca Alquran dan doa bersama, Senin (26/12/2016).

Kegiatan rutin ziarah ini dilaksanakan oleh masyarakat setiap tahun. Peziarah ini datang dari berbagai daerah untuk mendoakan keluarga dan kerabat mereka yang menjadi korban tsunami Aceh pada 26 Desember 2004.

Tak hanya orang dewasa larut dalam doa sambil menetes air mata, anak-anak pun ikut berdoa. "Meski sudah 12 tahun kejadiannya, namun cerita-cerita haru masih teringat," kata seorang warga peziarah dengan penuh haru kepada GoAceh. 

Selain itu, terlihat satu anak duduk berjongkok di atas kuburan massal di antara taburan bunga sedang memanjatkan doa kepada Allah dengan penuh kekusyukan sambil menangis.

Kegaiatan ziarah dan doa ini juga dihadiri pejabat Aceh, seperti Pangdam IM Tatang Sulaiman, Plt Gubernur Aceh Soedarmo, Kapolda Aceh Rio S Djambak, Ketua DPR Aceh Muharuddin, Wali Kota nonaktif Illiza Sa’aduddin Djamal, dan beberapa pejabat lainnya.

Editor:Kamal Usandi
Kategori:PON, Badminton, Aceh
wwwwww