Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
19 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
2
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
22 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
3
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
22 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
4
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
19 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
5
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Hukum
23 jam yang lalu
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
6
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
5 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Home  /  Berita  /  PON

Ziarah, Doa dan Zikir Hiasi Peringatan Tsunami di Banda Aceh

Ziarah, Doa dan Zikir Hiasi Peringatan Tsunami di Banda Aceh
Doa bersama pejabat Forkompimda Aceh saat peringat tsunami di Banda Aceh, Senin (26/12/2016)
Senin, 26 Desember 2016 12:40 WIB
BANDA ACEH - Memperingati 12 tahun silam gempa bumi dan tsunami Aceh, pejabat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) berziarah ke makam syuhada korban tsunami di Makam Massal Ulee Lheue, Banda Aceh, Senin (26/12/16). Tausyiah disampaikan oleh Ustad Bachtiar Nasir.

Turut hadir dalam ziarah ini, Pangdam IM Tatang Sulaiman, Plt Gubernur Soedarmo, Wali Nanggroe Malik Mahmud Al-Haytar, Ketua DPRA Muharuddin, Kapolda Rio S Djambak, Kajati Raja Nafrizal, Wali Kota nonaktif Illiza Sa'aduddin Djamal, Rektor Unsyiah Samsul Rizal dan lainnya.

Kuburan massal Ulee Lheue ini berdiri diatas tanah wakaf yang dibangun pada tahun 2008. Terdapat sekitar 14.264 jasad korban yang disemayamkan di tempat tersebut. Selain di Ulee Lheue terdapat banyak makam massal korban Tsunami lainnya yakni di kabupaten Aceh Besar, antara lain di Siron, Lambaro, dan Lampuuk.

Seusai ziarah, Pangdam beserta Forkopimda bertolak menuju ke Masjid Baiturrahim Ulee Lheue, Banda Aceh,  dengan berjalan kaki menerima ceramah oleh Imam Masjid Baiturrahim Ulee Lheue.

Melalui doa dan zikir bersama diharapkan dapat menghilangkan trauma dan kesedihan akibat musibah 12 tahun yakni 26 Desember 2004 lalu, yang mengakibatkan banyaknya korban jiwa.

Doa dan zikir bersama ini mengangkat tema "Majukan Negeri, Bangun Budaya Siaga Bencana Masyarakat".

Masjid Baiturrahim Ulee Lheue ini memiliki sejarah penting dalam peristiwa tsunami Aceh. Karena masjid ini merupakan satu dari beberapa masjid di Aceh yang tetap kokoh berdiri di tengah-tengah bencana yang melanda. Posisi masjid yang terletak tepat di pinggir laut ini menjadi tempat berlindung masyarakat ketika itu.

Editor:Kamal Usandi
Kategori:Aceh, PON
wwwwww