Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
18 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
18 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
11 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
4
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
19 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
5
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
9 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
6
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
20 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Home  /  Berita  /  Badminton

Komisi VIII DPR RI: Acara Malam Tahun Baru di Tempat Ibadah, Justru Akan Menarik Perhatian Dunia

Komisi VIII DPR RI: Acara Malam Tahun Baru di Tempat Ibadah, Justru Akan Menarik Perhatian Dunia
Ilustrasi. (net)
Sabtu, 31 Desember 2016 10:17 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Menjelang malam pergantian tahun baru 2016/2017 banyak ajakan untuk merayakannya dengan acara religius di tempat tempat ibadah seperti yang dilakukan antara lain oleh walikota Padang, Kapolsek Ciawi, Ormas keagamaan bahkan beberapa ormas kepemudaan di Indonesia.

Menanggapi ajakan tersebut, Wakil Ketua Komisi VIII DPR, Sodiq Mudjahid mengatakan, dirinya memberikan apresiasi terhdap pihak-pihak yang telah menghimbau dan memfasilitasi acara pergantian tahun dengan kegiatan zikir, muhasabah dan berbagai kegiatan ibadah lainnya yang lebih bermanfaat. Baik yang dilaksanakan di masjid- masjid dan tempat ibadah lainnya.

"Saya pikir, kegiatan tersebut Adalah kegiatan super yang mempunyai multi manfaat tinggi. Ini sangat berguna bagi bangsa Indinesia sendiri," ujarnya kepada GoNews.co, melalui siaran persnya, Sabtu (31/12/2016) siang.

Adapun manfaat lainnya kata dia, 1.Menekan angka kemacetan dan gangguan keamanan yang biasa timbul dalam pergantian tahun baru. 2. Akan menghantarkan bangsa Indonesia yang Pancasilais dan berketuhanan kepada pintu-pintu barokah dari Allah swt/Tuhan yang Maha Esa dalam berbagai bidang kehidupan seperti ekonomi, keamanan, politik, kerukunan, lingkungann hidup dan berbagai solusi lainnya dalam kesulitan yang dihadapi bangsa Indonesia.

"Disamping manfaat-manfaat diatas ada manfaat lain yang juga tidak kalah penting. Yakni membangun dan mempertontonkan doa-doa kepada dunia. Ini merupakan sebuah budaya baru yang inovatif dan penuh manfaat dalam menyambut malam tahun baru sebagai alternatif acara menyambut tahun baru yang sudah ribuan tahun dengan acara-acara klise seperti kembang api," ujarnya.

Jika inovasi budaya baru ini ditangani dengan sungguh-sunggug dan profesional kata dia, maka akan memberi manfaat yang sangat luar biasa. "Pertama akan memperkokoh keberadaan dan kekhasan Indonesia sebagai negara Pancasila, yakni masyarakat yang religius, beragam, rukun tapi terus memodernisir diri. Selanjutnya akan menjadi dayatarik dunia sebagai alternarif "wisata tahun baru" ke Indonesia jika acara-acara spiritual di tempat ibadah tersebut dikemas dan dipertotonkan dengan cara moderen dan profesional tanpa merubah niat,misi, dan misi serta kontennya," jelasnya.

Dirinya juga mengimbau, agar pihak Kemenag, Kemendikbud, Kemenpora, Kementrian Pariwisata, Kepolisian, Pemerintah Daerah, Organisasi keagamaan , organisasi kepemudaan untuk mendukung dan menumbuh suburkan budaya baru khas Indonesia dalam menyambut malam pergantian tahun baru

"Selamat tahun baru 2017 semoga masyarakat dan bangsa Indonesia semakin maju, semakin barokah, adil makmur sejahtera, dan semakin eksis dan dihormati dalam kehidupan pergaulan internasional," pungkasnya. ***

wwwwww