Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
12 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
19 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
3
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
7 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
12 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
8 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
6
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
11 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Home  /  Berita  /  Badminton

Bandar Narkoba Ditangkap Polisi, Anaknya Malah Tertawa...

Bandar Narkoba Ditangkap Polisi, Anaknya Malah Tertawa...
ilustrasi
Minggu, 29 Januari 2017 22:00 WIB

SAMARINDA - Petugas Satresnarkoba Polresta Samarinda membekuk Suprapto alias Toto (35) di kediamannya, Jalan H Suwandi, Kelurahan Gunung Kelua, Kecamatan Samarinda Ulu.

Dia ditangkap, disaksikan istri dan anaknya yang baru berusia dua tahun.

Aktivitas Toto sudah dipantau kepolisian sejak beberapa hari terakhir. Dalam penggerebekan itu, kepolisian mendapati tujuh paket sabu-sabu siap edar, serta empat ekstasi.

Penangkapan Toto disertai derai tawa anaknya yang belum tahu apa yang sedang terjadi terhadap ayahnya itu.

“Kasihan anak dan istri lihat saya diperlakukan begini (diperiksa),” ujar Toto, di sela menjalani pemeriksaan di Mapolresta Samarinda.

Saat memberi keterangan, Toto mengatakan bertransaksi dengan bandar lain dengan ponsel pribadi.

Dia mengungkap narkoba yang dia miliki sedianya lebih banyak dari temuan polisi. “Ada orang menawarkan dengan harga murah. Saya ambil banyak dan baru saya bayar sebagian,” ujar Toto, seperti diberitakan Kaltim Post.

Kegiatan menyalahgunakan narkoba pun sudah dia lalui sejak beberapa tahun terakhir. sempat berhenti, belakangan kegiatan negatif itu kambuh lagi.

Kanit Sidik Satresnarkoba Polresta Samarinda Ipda Edi Santoso mengatakan, yang bersangkutan sudah masuk dalam daftar buruan anggota.

“Bisnisnya sudah kami endus sejak sepekan,” ungkap Edi. Perwira berpangkat balok satu itu berpesan agar masyarakat mampu menjauhi narkoba.

Sebab, cepat atau lambat, mereka yang terlibat narkoba pasti akan tertangkap. (jpnn)

Editor:Arie RF
Sumber:jpnn.com
Kategori:Badminton, Olympic, Beladiri, Kalimantan Timur
wwwwww