Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
14 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
13 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
3 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
3 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
5
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
3 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
6
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
3 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Home  /  Berita  /  Badminton
Banyak isu simpang siur merebak

Breaking News: Tim DVI Polda Riau Akhirnya Bongkar Lubang Beton Misterius di Dalam Bangunan Yayasan Tunas Bangsa

Breaking News: Tim DVI Polda Riau Akhirnya Bongkar Lubang Beton Misterius di Dalam Bangunan Yayasan Tunas Bangsa
kapolresta Pekanbaru, Kombes Susanto, didampingi Kasat Reskrim Kompol Bimo Ariyanto mengecek lubang misterius di dalam ruangan Yayasan Tunas Bangsa, Minggu sore (Foto: Chairul Hadi)
Minggu, 29 Januari 2017 17:50 WIB
Penulis: Chairul Hadi
PEKANBARU - Tim DVI (Disaster Victim Identivication) berjumlah lima orang, diikutsertakan Polresta Pekanbaru untuk mengumpulkan barang bukti dari gedung Panti Asuhan anak-anak milik Yayasan Tunas Bangsa, Minggu (29/1/2017) sore.

Bahkan tim membongkar lubang misterius selebar 1x1 meter yang berada di dalam salah satu bangunan tersebut. Lubang ini dicurigai polisi, karena beredar isu bahwa dijadikan tempat mengubur korban. Sejauh ini, isu tersebut belum terbukti.

"Kita mencari alat bukti di sini, sekaligus mengembangkan informasi terkait dugaan adanya korban lain," ungkap Kapolresta Pekanbaru, Kombes Susanto, diwawancarai GoRiau.com (GoNews Group), Minggu sore di panti tersebut.

"Kita kerja sama dengan DVI Polda Riau mendalami, termasuk melakukan penggalian lubang yang dicurigai tersebut. Ini mencegah simpang siur informasi yang beredar selama ini," sambungnya.

Sampai berita ini diturunkan, tim masih melakukan penggalian. Tampak disekeliling lubang, sejumlah barang berserakan di mana-mana. Aroma busuk menyeruak, karena ruangan lembab bercampur bau barang-barang yang tak terpakai lainnya.

Di ujung ruangan ada serupa kolam berbentuk L. Di dalamnya bertumpuk barang-barang yang tak jelas kegunaannya. ***

wwwwww