Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
15 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
14 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
4 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
4 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
4 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
6
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
4 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Home  /  Berita  /  Badminton

Selidiki Kematian Zikli, Kapolresta Pekanbaru Kombes Susanto Datangi Yayasan Tunas Bangsa

Selidiki Kematian Zikli, Kapolresta Pekanbaru Kombes Susanto Datangi Yayasan Tunas Bangsa
kapolresta Pekanbaru, Kombes Susanto, Kasat Reskrim, anggota PPA tampak mengecek sejumlah ruangan di Yayasan Tunas Bangsa (Foto: Chairul Hadi)
Minggu, 29 Januari 2017 17:30 WIB
Penulis: Chairul Hadi
PEKANBARU - Kapolresta Pekanbaru, Kombes Susanto, Minggu (29/1/2017) sore mendatangi Panti asuhan yayasan Tunas Bangsa, tempat belasan anak-anak di bawah umur dititipkan, yang berlokasi di Tenayan Raya.

Panti ini adalah tempat M Zikli dititipkan. Balita 18 bulan tersebut akhirnya meninggal di rumah sakit dengan kondisi tak wajar. Mencuat cerita-cerita miring soal pengelola panti yang diduga memberlakukan anak itu dengan tidak manusiawi.

Kedatangan Kombes Susanto ke sini untuk melihat langsung kondisi panti. Ia berkeliling di dalam bangunan yang terlihat sudah tak terurus itu. Di sana-sini banyak sampah dan makanan yang sudah kadaluarsa. Tercium pula aroma bangkai binatang.

"Kita ke sini mencari alat bukti tambahan terhadap sangkaan dalam kasus ini, sekalian pengembangan terkait dugaan korban-korban lainnya," ungkap Kapolresta Pekanbaru, Kombes Susanto diwawancarai GoRiau.com (GoNews Group)

Ia mengungkapkan, pihaknya sejauh ini sudah meminta keterangan sembilan orang saksi. Mereka adalah pengelola, RT dan RW setempat. "Masih kita periksa dan mintai keterangannya, terkait dugaan penganiayaan ini," singkatnya di lokasi.

Pantauan GoRiau.com (GoNews Group), Kombes Susanto juga memboyong tim DVI RS Bhayangkara Polda Riau ke sini. "Ya, kita mendalami dan mencari bukti-bukti tambahan," pungkas dia.

Kedatangan polisi ke panti tersebut spontan jadi perhatian warga setempat. Mereka ramai-ramai menonton dari luar pagar, persisnya di pinggir garis polisi. Mereka mengaku penasaran soal panti yang dikelola Yayasan Tunas Bangsa itu. ***

wwwwww