Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mendagri Beri Waktu Sepekan Pencairan Anggaran Pilkada di Papua
Pemerintahan
23 jam yang lalu
Mendagri Beri Waktu Sepekan Pencairan Anggaran Pilkada di Papua
2
Berantas Mafia Sindikasi Penempatan PMI, Benny Rhamdani Minta Dukungan MPR dan Komisi IX DPR
Politik
22 jam yang lalu
Berantas Mafia Sindikasi Penempatan PMI, Benny Rhamdani Minta Dukungan MPR dan Komisi IX DPR
3
Fadel Muhammad Dukung Ekspor Benih Lobster untuk Sejahterakan Nelayan
Politik
22 jam yang lalu
Fadel Muhammad Dukung Ekspor Benih Lobster untuk Sejahterakan Nelayan
4
Setjen MPR dan BSSN Teken MoU Perlindungan Informasi serta Transaksi Elektronik
MPR RI
22 jam yang lalu
Setjen MPR dan BSSN Teken MoU Perlindungan Informasi serta Transaksi Elektronik
5
Gus Jazil: Nasib Purna Pekerja Migran Tetap Perlu Diperhatikan dan Diberdayakan
MPR RI
21 jam yang lalu
Gus Jazil: Nasib Purna Pekerja Migran Tetap Perlu Diperhatikan dan Diberdayakan
6
MetroTV Minta Polisi Usut Tuntas Tewasnya Yodi
Peristiwa
23 jam yang lalu
MetroTV Minta Polisi Usut Tuntas Tewasnya Yodi
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Wonderful Indonesia 2017

Dukung HPN 2017, Kemenpar Gelar Pameran dengan Dua Tema Berkelas di Ambon

Dukung HPN 2017, Kemenpar Gelar Pameran dengan Dua Tema Berkelas di Ambon
Menpar Arief Yahya. (dok. Legislatif.co, GoNews Group)
Senin, 30 Januari 2017 15:35 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Hari Pers Nasional (HPN) yang akan dilaksanakan di Ambon tanggal 4 Februari hingga 10 Februari mendatang sepertinya akan semakin bertambah meriah. Itu setelah, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) akan mendukung acara tersebut dengan menggelar dua pameran sekaligus yang akan dilaksanakan pada tanggal 5 hingga 9 Februari 2017 di Lokasi HPN tepatnya Lapangan Merdeka, Ambon.

"Kami akan menggelar dua pameran dengan tema yang berbeda. Poin utamanya adalah, mendukung pekaksanaan Hari Pers Nasional agar semakin bermanfaat bagi semua pihak dan memiliki value yang tinggi untuk Pariwisata Indonesia. Karena ini adalah acara besar, yang juga pasti akan berdampak besar," ujar Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Wisata Nusantara Esthy Reko Astuti.

Esthy menjelaskan, pameran-pameran tersebut hasil kerja dari Asdep Strategi Pemasaran Pariwisata Nusantara dan Asdep Segmen Bisnis Pemerintah Kemenpar. Pameran pertama, Kementerian di bawah komando Arief Yahya itu akan mempersiapkan booth menarik dengan ukuran 3 X 12 Meter dan mengusung tema Pameran Summa Orientale 500 Tahun Perjalanan Jalur Rempah.

"Tema ini sangat legendaris di Ambon, dan sudah sangat mengakar yakni Jalur Rempah. Kita akan mengangkat Jalur Rempah ini sebagai daya tarik Pariwisata. Tujuannya jelas untuk mengetahui secara singkat sejarah perdagangan rempah di Indonesia dan tentunya untuk memperkenalkan potensi pariwisata di Maluku," ujar dia.

Untuk isi pamerannya, imbuh Esthy, Kemenpar siap akan membuat puas para pengunjung HPN yang akan dihadiri oleh banyak petinggi media tersebut. Pameran nantinya akan diisi peta pelayaran jalur rempah, Patung Portugis, Image Biota Laut, Perjanjian Breda, Dokumentasi Rempah-Rempah Maluku dan Video Jalur Rempah.

Untuk pameran yang kedua, Kementerian yang brandingnya sukses menyalip Amazing Thailand dan Trully Asia Malaysia itu akan mempersiapkan booth 3x 6 meter di tempat dan waktu yang sama. Kata Esthy, pameran tersebut rencananya akan mengusung branding tanah air terkait 10 Bali Baru alias mengusung tema Pameran Promosi 10 Destinasi Prioritas Pariwisata Nusantara.

Seperti diketahui, Menpar Arief Yahya mencetuskan 10 Bali Baru yang akan menjadi destinasi kelas dunia yang layak dikunjungi Wisatawan Mancanegara maupun Wisatawan Nusantara. Ke-10 Bali baru itu adalah Danau Toba (Sumut), Belitung (Babel), Tanjung Lesung (Banten), Kepulauan Seribu (DKI Jakarta), Candi Borobudur (Jateng), Gunung Bromo (Jatim), Mandalika Lombok (NTB), Pulau Komodo (NTT), Taman Nasional Wakatobi (Sulawesi Tenggara), dan Morotai (Maluku Utara). Ke-10 Bali Baru ini akan ditebarkan pesonanya di HPN 2017.

Bagi Arief Yahya, kerjasama pentahelix yang meliputi 5 unsur itu tidak bisa diremehkan. Yakni Academician, Business, Community, Government, dan Media. "Kelimanya harus tampil dalam satu barisan, satu tujuan, memajukan pariwisata, dengan konsep pentahelix" jelas Arief Yahya.

Kata Esthy, yang akan diperlihatkan kepada pengujung diantaranya adalah Infografis 10 Destinasi Prioritas, pemutaran video promosi pariwisata 10 destinasi prioritas, pembagian souvenir Wonderful Indonesia atau Pesona Indonesia dan juga tablet untuk membuka web indonesia.travel sebagai official web resmi yang lengkap milik Kementerian di bawah komando Arief Yahya itu.

"Selain terus mempromosikan 10 Bali Baru, kami akan menggenjot optimalisasi target pasar wisata jalur rempah di HPN ini. Karena sudah bukan rahasia lagi bahwa negara kita memiliki kekayaan sumber daya alam dan budaya yang telah mendunia. Dan salah satu kekayaan itu adalah rempah-rempah yang tidak dimiliki bangsa lain. Sejarah peradaban bangsa Indonesia pada masa lalu telah mencatat bahwa rempah telah menjadi bagian penting dalam pembentukan peradaban dunia. Dan ini yang ingin kami angkat untuk Pariwisata Indonesia," tandasnya. (rls)


wwwwww