Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
14 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
9 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
20 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
13 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
10 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
6
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
13 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Home  /  Berita  /  Badminton

Video Polisi Bongkar Makam dan Autopsi Balita 18 Bulan Diduga Korban Penganiayaan Pengasuh Panti Asuhan Tunas Bangsa Pekanbaru

Senin, 30 Januari 2017 06:59 WIB
Penulis: Barkah Nurdiansyah
PEKANBARU - Setelah melakukan autopsi jenazah M Zikli, balita laki-laki berusia 18 bulan, Sabtu (28/1/2017) siang, yang tewas diduga dianiaya pihak Panti Asuhan Tunas Bangsa. Polisi temukan sejumlah luka mencurigakan.

Kepala Tim Forensik Biddokkes Polda Riau, Kompol Supriyanto, mengungkapkan, dari hasil autopsi, ditemukan sejumlah luka akibat benda tumpul ditubuh korban.

"Ada luka lecet, memar serta resapan darah pada organ dalam yang diduga akibat kekerasan benda tumpul," ujar Kompol Supriyanto kepada GoRiau.com (GoNews Grup) usai melakukan autopsi jasad M Zikli.

Supriyanto melanjutkan, pihaknya tidak bisa memastikan secara langsung penyebab kematian korban, apakah dianiaya atau tidak, karena kondisi jasad korban yang mulai membusuk.

"Namun, untuk sebab kematian, kami tidak bisa menentukan. Karena hampir seluruh bagian organ dalam korban sudah mengalami pembusukan," terangnya.

Ditambahkannya, luka-luka, baik luka lecet, luka memar hampir diseluruh tubuh korban. "Luka lecet di daerah pelipis, perut, pipi, punggung dan tangan sebelah kiri," bebernya.

"Hampir seluruh tubuh korban mengalami luka akibat benda tumpul. Namun belum bisa diketahui, apakah dengan benda atau menggunakan tangan. Karena tangan juga tumpul," jelasnya.

BACA JUGA:

. Video Proses Penggalian Lubang Misterius dalam Bangunan Panti Asuhan Tunas Bangsa oleh Tim DVI Polda Riau

. Merinding Bulu Kuduk, Suasana Panti Asuhan Yayasan Tunas Bangsa Pasca Ditutup Terkait Kematian Balita Zikli

Terpisah, Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Bimo Ariyanto, pihaknya masih menunggu keterangan resmi dan tertulis dari pihak Biddokes Forensik Polda Riau terkait hasil autopsi jasad M Zikli.

"Kesimpulan awal, kita menunggu dari keterangan resmi pihak RS Bhayangkara Polda Riau terkait tanda-tanda kekerasa benda tumpul," tukasnya.

Tonton videonya di sini: Polisi Bongkar Makam dan Autopsi Balita 18 Bulan Diduga Korban Penganiayaan Pengasuh Panti Asuhan Tunas Bangsa PekanbaruĀ (GoRiau.comĀ channel Youtube)***

wwwwww