Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
10 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
11 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
3
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
Metropolitan
19 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
4
Gibran Tak Penuhi Syarat Wapres Usai Putusan MA, Bola Panas Kini di Tangan Prabowo
Umum
13 jam yang lalu
Gibran Tak Penuhi Syarat Wapres Usai Putusan MA, Bola Panas Kini di Tangan Prabowo
5
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
7 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
6
DPRD DKI Dorong Ancol Tingkatkan Daya Saing Lewat Inovasi Wisata
Metropolitan
11 jam yang lalu
DPRD DKI Dorong Ancol Tingkatkan Daya Saing Lewat Inovasi Wisata
Home  /  Berita  /  Badminton

Duh... Demi Biaya Berobat Anak yang Sakit, Ayah Nekat Mencuri

Duh... Demi Biaya Berobat Anak yang Sakit, Ayah Nekat Mencuri
ilustrasi
Sabtu, 04 Februari 2017 22:34 WIB

SURABAYA - Moch. Ajib rela melakukan apa pun untuk anaknya.  Pria 39 tahun tersebut mati-matian mencari uang untuk membawanya ke rumah sakit.

Sayang, cara yang dilakukan Ajib untuk mendapatkan uang salah. Dia memilih berbuat kriminal. Yakni, mencuri motor.

Saat itu, Ajib yang berada dalam perjalanan dari Madura ke Surabaya dengan menggunakan angkot melihat sebuah motor dengan kunci yang masih menempel di Jalan Ngaglik Timur.

Niat untuk menggasak Honda Beat putih bernopol L 5617 CC itu pun muncul.

Apes, hendak memacu motor curiannya, Ajib tepergok pemilik motor, Muhtadi.

Pria 55 tahun tersebut langsung berteriak maling. Sontak, Ajib panik. Dia berusaha lari.

Tapi, warga telanjur berkumpul dan mencegatnya. Ajib pun menjadi bulan-bulanan warga.

Wajah dan tubuhnya lebam terkena pukulan dan tendangan puluhan warga.

Ajib lalu diamankan anggota Unit Reskrim Polsek Simokerto.

''Kondisinya sudah babak belur ketika kami bawa ke sini,'' jelas Kapolsek Simokerto Kompol M. Harris.

Kini dia terpaksa harus masuk penjara dan tidak bisa berbuat apa-apa untuk anaknya yang sakit. (jpnn)

Editor:Arie RF
Sumber:jpnn.com
Kategori:Badminton, Olympic, Beladiri, Jawa Timur
wwwwww